Memilih whey protein gak cukup hanya dengan melihat jumlah protein pada label kemasan. Dua jenis yang sering dibandingkan, yaitu whey protein isolate dan whey protein concentrate, memiliki perbedaan dalam proses pengolahan, kadar protein, hingga kandungan laktosa dan lemak. Memahami karakteristik keduanya penting agar suplemen yang dipilih sesuai dengan kebutuhan nutrisi, toleransi pencernaan, dan anggaran.
Sekilas, kedua jenis protein ini memang terlihat serupa karena sama-sama berasal dari susu dan mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk membangun serta memperbaiki jaringan otot. Namun, proses penyaringan yang berbeda membuat komposisi akhirnya gak selalu sama, sehingga harga yang lebih mahal belum tentu menjadi pilihan terbaik untuk semua orang. Yuk, cek lima perbedaan utama isolate dan concentrate whey protein berikut agar lebih cermat saat membaca label nutrisi!
