Magnesium termasuk mineral penting untuk pelari karena tubuh bisa kehilangan nutrisi tersebut lewat keringat saat olahraga. Selain membantu menjaga fungsi otot, magnesium juga berperan dalam produksi energi dan proses recovery tubuh. Berikut beberapa alasan kenapa magnesium bagus untuk pelari.
Saat lari, tubuh kehilangan cairan dan elektrolit lewat keringat. Nah, magnesium membantu menjaga keseimbangan elektrolit di tubuh dan mendukung kerja sodium serta kalium agar fungsi otot tetap normal. Kalau kadar magnesium rendah, tubuh bisa lebih mudah mengalami kram, lemas, atau cepat capek saat berlari, terutama setelah latihan intens atau lari jarak jauh.
Magnesium punya peran penting dalam proses pembentukan energi di tubuh. Mineral ini membantu tubuh mengubah nutrisi menjadi energi yang dipakai otot saat bergerak. Karena itu, asupan magnesium yang cukup dapat membantu tubuh tetap bertenaga saat olahraga.
Setelah olahraga, otot membutuhkan waktu untuk pulih kembali. Magnesium membantu otot lebih rileks dan mendukung proses recovery setelah latihan. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kadar magnesium yang rendah dapat memengaruhi pemulihan otot setelah olahraga, sehingga tubuh bisa terasa lebih pegal atau kurang fit setelah berlari.
Tidur yang cukup penting untuk membantu tubuh pulih setelah lari. Magnesium membantu tubuh lebih rileks dengan mengurangi ketegangan otot dan membantu menenangkan saraf. Dengan tubuh yang lebih rileks, kualitas tidur biasanya juga jadi lebih baik sehingga badan terasa lebih segar untuk latihan berikutnya.