ilustrasi pisang (vecteezy.com/NARONG KHUEANKAEW)
Tidak semua orang memiliki respons pencernaan yang sama terhadap makanan sebelum olahraga. Mengonsumsi pisang dalam jumlah berlebihan tepat sebelum latihan bisa membuat sebagian orang merasa begah, terutama jika dipadukan dengan makanan tinggi lemak atau tinggi serat lainnya. Karena itu, porsi dan waktu konsumsi tetap perlu disesuaikan dengan jenis olahraga serta kondisi tubuh masing-masing.
Untuk olahraga ringan hingga sedang, satu buah pisang ukuran sedang umumnya sudah cukup sebagai sumber energi awal. Jika latihan berlangsung lebih lama atau intensitasnya tinggi, pisang dapat dipadukan dengan sedikit protein seperti yogurt atau selai kacang agar rasa kenyang bertahan lebih lama dan pemulihan otot menjadi lebih baik. Cara seperti ini jauh lebih efektif dibanding berharap satu jenis makanan saja mampu mempercepat pembakaran lemak.
Menurunkan lemak tubuh tetap bergantung pada keseimbangan antara asupan kalori hingga pola makan. Pisang bisa menjadi pilihan camilan sebelum olahraga karena praktis dan kaya nutrisi, tetapi manfaat utamanya adalah membantu tubuh memiliki energi yang cukup untuk berlatih dengan optimal. Jadi, sudahkah pola makan dan rutinitas olahragamu saling mendukung untuk mencapai target kebugaran?
Referensi
"Should You Eat Bananas Before a Workout?" Vinmec. Diakses pada Agustus 2026.
"Should You Eat a Banana Before Your Workout?" Healthline. Diakses pada Agustus 2026.
"The Best Time to Eat a Banana for Energy, Digestion, and Weight Loss". Verywell Health. Diakses pada Agustus 2026.