Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

12 Jenis Makanan untuk Meningkatkan Fungsi Otak, Banyak kok!

12 Jenis Makanan untuk Meningkatkan Fungsi Otak, Banyak kok!
ilustrasi anak makan brokoli (freepik.com/freepik)

Otak merupakan organ paling kompleks dalam tubuh manusia. Bagaimana tidak, kontrol dari setiap proses yang mengatur tubuh kita ada dalam otak. Otak dapat mengontrol pikiran, emosi, motorik, ingatan, penglihatan, pernapasan, sentuhan dan masih banyak lagi.

Namun, berdasarkan informasi dari laman Medical News Today, otak termasuk organ yang boros energi, setidaknya menggunakan 20 persen kalori dalam tubuh. Oleh sebab itu, kita memerlukan asupan yang baik untuk meningkatkan fungsi otak. Kebutuhan nutrisi yang tepat dapat menjaga konsentrasi sepanjang hari.

Bukan hanya ikan dan sayur, banyak makanan pendukung fungsi otak yang bisa kita pilih. Tidak perlu bingung, ada 12 pilihan jenis makanan yang bisa kamu coba. Apa saja itu?

1. Beberapa jenis ikan yang berminyak

ilustrasi ikan salmon (freepik.com/freepik)
ilustrasi ikan salmon (freepik.com/freepik)

Kandungan asam lemak omega-3 dalam ikan sangat populer untuk kesehatan otak. Salah satu artikel di National Institutes of Health (NIH) pun memaparkan bahwa omega-3 dapat memperbaiki neuron atau struktur sel dalam otak. Pilih beberapa jenis ikan berminyak, seperti salmon, kembung, tuna, haring, dan sarden.

2. Cokelat hitam

ilustrasi makanan cokelat (pexels.com/Sylwester Ficek)
ilustrasi makanan cokelat (pexels.com/Sylwester Ficek)

Cokelat hitam jadi salah satu makanan favorit dan ternyata cukup bagus untuk otak. Hal tersebut dibuktikan dengan penelitian tahun 2018 tentang kakao atau cokelat hitam. Hasilnya, cokelat hitam dikatakan sebagai sumber utama flavonoid, sejenis antioksidan yang dapat meningkatkan plastisitas otak.

3. Berbagai jenis buah beri

ilustrasi bluberi dan stroberi (pexels.com/Suzy Hazelwood)
ilustrasi bluberi dan stroberi (pexels.com/Suzy Hazelwood)

Macam-macam buah beri, yakni stroberi, murbei, arbei hitam, bluberi, dan kismis hitam juga mengandung antioksidan flavonoid. Senyawa antioksidan dalam buah beri mampu meningkatkan kesehatan otak, fungsi motorik, dan kognitif, menurut ulasan Neural Regeneration Research tahun 2014.

4. Kacang-kacangan dan biji-bijian

ilustrasi kacang-kacangan (freepik.com/freepik)
ilustrasi kacang-kacangan (freepik.com/freepik)

Asam lemak omega-3 dan antioksidan dapat diperoleh sekaligus dari kacang-kacangan dan biji-bijian. Vitamin E yang mendukung fungsi otak juga terkandung di dalamnya. Kacang-kacangan dan biji-bijian yang kaya akan vitamin E meliputi biji bunga matahari, kacang almond, dan kacang hazel.

5. Biji-bijian utuh

ilustrasi roti gandum (freepik.com/freepik)
ilustrasi roti gandum (freepik.com/freepik)

Biji-bijian utuh termasuk pilihan yang baik untuk mendapatkan efek vitamin E pada otak. Konsumsi beras merah, barli, havermut, gandum bulgur, roti dan pasta dari gandum utuh. Pilihan makanan ini enak, mengenyangkan, sekaligus menyehatkan fungsi otak.

6. Kopi

ilustrasi menuangkan kopi (pexels.com/Lina Kivaka)
ilustrasi menuangkan kopi (pexels.com/Lina Kivaka)

Studi Scientific Reports, 2018 menunjukkan efek kafein pada peningkatan entropi otak. Entropi yang tinggi memungkinkan otak memiliki kapasitas lebih tinggi dalam pemrosesan informasi. Tentu saja kandungan kafein yang banyak ada pada kopi dan mengonsumsinya dapat memacu aktivitas otak secara kompleks dan bervariasi.

7. Alpukat

ilustrasi buah alpukat (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)
ilustrasi buah alpukat (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal yang dapat menurunkan tekanan darah. Penurunan tekanan darah itu sendiri berkaitan dengan penurunan kognitif. Jadi, mengonsumsi alpukat dapat mengurangi risiko penurunan kognitif dan bermanfaat bagi kesehatan fungsi otak.

8. Kacang tanah

ilustrasi kacang tanah (freepik.com/8photo)
ilustrasi kacang tanah (freepik.com/8photo)

Kacang tanah memiliki banyak kandungan yang mampu menjaga kesehatan fungsi otak. Di antaranya adalah sumber lemak tak jenuh, mineral, protein, kaya akan vitamin termasuk vitamin E, bahkan tinggi kandungan resveratrol.

9. Telur

ilustrasi makan telur (pexels.com/Saad Meliani)
ilustrasi makan telur (pexels.com/Saad Meliani)

Telur termasuk makanan yang digemari banyak orang. Selain enak, telur kaya akan protein, asam folat, vitamin B-6 dan B-12. Berbagai kandungan tersebut, terutama vitamin, menunjukkan hasil positif dalam jurnal penelitian, yakni dapat melindungi otak dari penyusutan dan memperlambat penurunan kognitif.

10. Brokoli

ilustrasi semangkuk brokoli (pexels.com/Oliver Schulz)
ilustrasi semangkuk brokoli (pexels.com/Oliver Schulz)

Brokoli mungkin bukan favorit anak-anak, tetapi nutrisinya baik bagi fungsi otak. Sebab, ada kandungan vitamin C, antioksidan, dan flavonoid di dalamnya. Lebih dari itu, terdapat senyawa glukosinolat yang menghasilkan isothiocyanates, yang mana berpengaruh pada pengurangan stres oksidatif dan risiko penyakit neurodegeneratif.

11. Daun kale

ilustrasi daun kale (pexels.com/Alexis Lozano)
ilustrasi daun kale (pexels.com/Alexis Lozano)

Sama seperti brokoli, daun kale juga termasuk sayuran hijau yang dapat menyehatkan otak. Ada kandungan antioksidan, vitamin, bahkan glukosinolat juga ada dalam brokoli. Sajikan daun kale dengan saus kacang atau campuran lain supaya lebih enak.

12. Produk kedelai

ilustrasi tahu  (freepik.com/jcomp)
ilustrasi tahu (freepik.com/jcomp)

Bagi orang yang tidak suka sayur, masih ada pilihan produk kedelai yang enak, seperti susu kedelai, tempe, dan tahu. Terdapat zat kimia polifenol pada produk kedelai. Manfaatnya dapat membantu memperkuat kemampuan kognitif dan mengurangi risiko demensia atau pikun. 

Penurunan fungsi otak seperti kurangnya daya ingat tentu akan menjadi masalah serius. Baik bagi anak-anak, remaja, orang dewasa maupun orang yang sudah tua, menjaga kesehatan otak sangat penting. Maka, konsumsi beberapa makanan dari 12 pilihan di atas untuk mendukung peningkatan fungsi otak. Kamu pilih yang mana?

Referensi

Hopkins Medicine. Diakses pada Mei 2024. Brain Anatomy and How the Brain Works.
Medical News Today. Diakses pada Mei 2024. 12 foods to boost brain function.
National Institute of Health. Diakses pada Mei 2024. Omega-3 Fatty Acids.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us

Latest in Health

See More

Vaksin Pneumonia untuk Haji, Perlu atau Tidak?

10 Apr 2026, 07:23 WIBHealth