Turunkan ekspektasi pace. Saat cuaca panas, pace yang lebih lambat merupakan respons fisiologis yang normal.
Pilih waktu saat suhu lebih sejuk: Pagi hari atau menjelang malam biasanya memberikan tekanan panas yang lebih rendah dibanding tengah hari.
Perhatikan hidrasi: Minumlah sesuai kebutuhan sebelum, selama, dan setelah latihan. Namun, hindari juga minum berlebihan hingga melebihi rasa haus secara ekstrem.
Gunakan pakaian yang mendukung pelepasan panas. Pilih pakaian yang ringan, longgar, dan mudah menguapkan keringat.
Kenali tanda bahaya. Segera hentikan lari jika mengalami pusing, kebingungan, mual berat, tidak bisa berkeringat, gangguan koordinasi, dan menggigil saat cuaca panas. Gejala-gejala tersebut dapat mengarah pada penyakit akibat panas (heat illness) yang perlu penanganan segera.
Lari saat cuaca memang lebih berat karena tubuh harus membagi sumber dayanya antara mempertahankan performa dan menjaga suhu tubuh tetap aman. Akibatnya, detak jantung meningkat, dehidrasi lebih cepat terjadi, suhu inti tubuh naik, dan otak meningkatkan persepsi lelah sebagai mekanisme perlindungan. Ini adalah bukti bahwa tubuh sedang bekerja keras menghadapi tekanan lingkungan yang lebih besar.
Kalau kamu lari saat cuaca panas, strategi terbaik bukan memaksa pace cepat, melainkan menyesuaikan ekspektasi, memberi ruang bagi tubuh untuk beradaptasi, dan memahami batasan tubuh.
Referensi
E. F. Coyle and J. González-Alonso, “Cardiovascular Drift During Prolonged Exercise: New Perspectives,” Exercise and Sport Sciences Reviews 29, no. 2 (April 1, 2001): 88–92, https://doi.org/10.1097/00003677-200104000-00009.
Matthew R. Ely et al., “Impact of Weather on Marathon-Running Performance,” Medicine & Science in Sports & Exercise 39, no. 3 (March 1, 2007): 487–93, https://doi.org/10.1249/mss.0b013e31802d3aba.
Lars Nybo, “Hyperthermia and Fatigue,” Journal of Applied Physiology 104, no. 3 (October 25, 2007): 871–78, https://doi.org/10.1152/japplphysiol.00910.2007.
J. D. Périard, S. Racinais, and M. N. Sawka, “Adaptations and Mechanisms of Human Heat Acclimation: Applications for Competitive Athletes and Sports,” Scandinavian Journal of Medicine and Science in Sports 25, no. S1 (May 6, 2015): 20–38, https://doi.org/10.1111/sms.12408.
Sébastien Racinais et al., “Consensus Recommendations on Training and Competing in the Heat,” Sports Medicine 45, no. 7 (May 22, 2015): 925–38, https://doi.org/10.1007/s40279-015-0343-6.
Michael N Sawka et al., “Exercise and Fluid Replacement,” Medicine & Science in Sports & Exercise 39, no. 2 (February 1, 2007): 377–90, https://doi.org/10.1249/mss.0b013e31802ca597.