Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Manfaat Berolahraga saat Perut Kosong, Tertarik Mencoba?

5 Manfaat Berolahraga saat Perut Kosong, Tertarik Mencoba?
Default Image IDN

Rajin berolahraga merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani. Tiap orang pastinya berusaha untuk berolahraga sebaik mungkin untuk mendapatkan manfaat yang optimal. Akan tetapi, ada satu hal yang membuat banyak orang sering bingung perihal mana yang lebih baik, olahraga dengan perut kosong atau terisi?

Sebenarnya, baik olahraga dengan perut kosong atau terisi sama-sama memiliki manfaat bagi tubuh. Jika kamu memilih untuk berolahraga dengan perut kosong, berikut ini adalah beberapa manfaat yang akan kamu dapatkan.

1. Meningkatkan pembakaran lemak

freepik.com/shurkin_son
freepik.com/shurkin_son

Olahraga dengan perut kosong memiliki efek baik pada pembakaran lemak. Pada keadaan tersebut, tubuh menggunakan lebih banyak lemak sebagai energi karena simpanan karbohidrat rendah. Hasilnya adalah pembakaran lemak yang lebih tinggi atau oksidasi.

Dalam sebuah studi kecil dalam jurnal EBioMedicine yang dilakukan terhadap 10 partisipan laki-laki, didapatkan hasil bahwa olahraga meningkatkan oksidasi lemak selama 24 jam ketika latihan dilakukan sebelum sarapan.

Ilmuwan yang sama mendapatkan hasil serupa dalam studi kecil yang dilaporkan dalam jurnal PLoS One, dengan sembilan peserta perempuan. Menurut peneliti, hal ini disebabkan karena respons tubuh terhadap kadar karbohidrat yang rendah. Kekurangan karbohidrat merangsang gen yang mengontrol oksidasi lemak.

2. Mengontrol asupan energi

ilustrasi olahraga kardio (pexels.com/Andrea Piacquadio)
ilustrasi olahraga kardio (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Untuk kamu yang ingin menurunkan berat badan, olahraga dengan perut kosong dapat membantu mengontrol asupan energi. Dalam sebuah studi kecil yang dilaporkan dalam Journal of Nutrition and Metabolism, didapatkan hasil bahwa 12 peserta laki-laki yang berlari dengan perut kosong menggunakan lebih sedikit energi selama 24 jam.

Sebuah studi kecil lainnya dalam jurnal The Journal of Nutrition yang dilakukan terhadap 12 peserta laki-laki menemukan bahwa olahraga saat perut kosong dapat menurunkan asupan energi selama 24 jam.

Para ilmuwan menghubungkan temuan tersebut dengan hati, yang juga menyimpan glikogen. Tubuh memanfaatkan simpanan glikogen hati ketika kadar glikogen darah dan otot habis. Menurut para peneliti, hal ini memengaruhi asupan energi melalui jaringan saraf hati-otak.

3. Meningkatkan ketahanan aerobik

unsplash.com/Coen van den Broek
unsplash.com/Coen van den Broek

Terdapat bukti bahwa latihan dengan perut kosong dapat meningkatkan ketahanan aerobik.

Dalam sebuah studi kecil dalam jurnal Original Paper, latihan dengan perut kosong dikaitkan dengan pengambilan oksigen maksimum selama aktivitas fisik yang intens yang lebih tinggi. Ini merupakan parameter kekuatan aerobik dan kebugaran secara keutuhan.

4. Pencernaan yang lebih baik selama berolahraga

pexels.com/Ketut Subiyanto
pexels.com/Ketut Subiyanto

Saat berolahraga dalam waktu yang lama, beberapa orang mungkin akan mengalami masalah pencernaan, seperti kram perut, mual, muntah, dan diare. Masalah ini biasanya dialami oleh para atlet yang berlari jarak jauh atau berlatih dalam jangka waktu yang lama.

Dilansir dari laman Healthline, bagi individu yang rentan terhadap masalah pencernaan yang disebabkan oleh olahraga, lari dengan perut kosong mungkin merupakan pilihan yang ideal.

5. Kontrol gula darah yang lebih baik

ilustrasi cek gula darah (pexels.com/PhotoMIX Company)
ilustrasi cek gula darah (pexels.com/PhotoMIX Company)

Saat olahraga dengan perut kosong, tubuh akan membakar lemak dan karbohidrat yang tersimpan sebagai energi, sehingga tingkat kehilangan lemak menjadi lebih tinggi.

Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, olahraga sebelum sarapan membakar lebih banyak lemak secara signifikan dan membantu mengontrol gula darah dengan lebih baik.

Dalam studi yang dilakukan selama 6 minggu dan melibatkan laki-laki dengan kelebihan berat badan atau obesitas, didapat bahwa mereka yang berolahraga sebelum sarapan membakar lemak dua kali lebih banyak daripada mereka yang berolahraga setelah makan pagi, juga memiliki kadar insulin yang lebih rendah.

Pada dasarnya, olahraga dengan perut kosong maupun terisi memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Jika kamu memilih untuk berolahraga tanpa makan terlebih dahulu, sebaiknya pilih olahraga dengan intensitas sedang dan segera berhenti jika kamu merasa lemas. Dan yang paling penting, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk tahu pilihan mana yang terbaik sesuai dengan kondisimu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nuruliar F
EditorNuruliar F
Follow Us

Latest in Health

See More

[QUIZ] Kami Bisa Tebak Gaya Main Partner Padel Kamu Berdasarkan Zodiak

04 Apr 2026, 21:35 WIBHealth