ilustrasi pria merasa mengantuk setelah buka puasa (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
Setelah berbuka puasa, tubuh juga akan mengaktifkan sistem saraf parasimpatis. Sistem saraf tersebut akan bekerja secara mandiri untuk mengatur mode istirahat dan mencerna makanan pada tubuh. Aktivasi ini bisa menyebabkan detak jantung melambat, tekanan darah menjadi lebih stabil, dan aktivitas organ pencernaan meningkat untuk memproses makanan yang baru masuk saat buka puasa.
Namun, peningkatan aktivitas sistem saraf parasimpatis juga berdampak pada penurunan tingkat kewaspadaan dan aktivitas sistem saraf pusat. Kondisi ini menyebabkan tubuh akan langsung beralih dari mode siaga ke mode istirahat, sehingga membuat otot menjadi lebih rileks dan pikiran terasa lebih tenang. Tak heran jika setelah banyak menikmati makanan di jam buka puasa, tubuh akan terserang rasa kantuk terasa lebih kuat dibandingkan setelah mengonsumsi makanan di hari-hari biasa.
Dengan mengetahui beberapa alasan di atas, kamu bisa lebih paham bahwa rasa kantuk yang kerap datang setelah buka puasa adalah respons alam tubuh saat tubuh baru saja mendapatkan asupan makanan. Pastikan untuk mengatur porsi makan, menghindari konsumsi gula berlebihan, dan memberi jeda sebelum beraktivitas agar tidak mengganggu produktivitas dan ibadah yang akan dilakukan di malam hari.
Referensi:
Why You Get Sleepy After Eating. Sleep Foundation. Diakses pada 26 Februari 2026.
Why You Feel Sleepy After Eating: The Science Behind Post-Meal Fatigue. Sleep and Cognition. Diakses pada 26 Februari 2026.
Why Do I Feel Tired After I Eat?. Very Well Mind. Diakses pada 26 Februari 2026.
Feeling Tired After You Eat? Experts Share Habits That Help. Eating Well. Diakses pada 26 Februari 2026.