Comscore Tracker

Apa Saja yang Harus Disiapkan di Trimester Ketiga Kehamilan?

Menjelang persalinan, rasanya deg-degan!

Congratulations! Akhirnya sampai juga di trimester ketiga kehamilan. Sungguh luar biasa bisa sampai di titik ini, mengingat perjuangan dan pengorbanan yang telah dilakukan. Tinggal selangkah lagi untuk menjadi orangtua seutuhnya!

Sebagai informasi, trimester ketiga adalah fase akhir kehamilan. Dilansir WebMD, trimester ketiga berlangsung dari minggu ke-29 hingga ke-40 atau dari bulan ketujuh sampai kesembilan.

Lantas, apa saja yang harus disiapkan dan diantisipasi di trimester ketiga kehamilan? Here is the list, jangan lupa dicatat, ya!

1. Selalu pantau gerakan janin

Apa Saja yang Harus Disiapkan di Trimester Ketiga Kehamilan?ilustrasi pergerakan janin (istock.com/mihailomilovanovic)

Menurut keterangan dari National Health Service (NHS), pergerakan janin mulai terasa antara minggu ke-16 hingga ke-24 kehamilan. Namun, jika ini adalah kehamilan pertama, gerakan baru terasa setelah 20 minggu.

Selalu pantau gerakan janin dan segera beri tahu dokter atau bidan jika terjadi penurunan gerakan. Mengutip Healthline, gerakan yang lebih sedikit mungkin pertanda masalah, seperti infeksi, pertumbuhan melambat, masalah dengan plasenta, hingga tali pusar terlilit di lehernya (nuchal cord).

Untuk memastikan semuanya baik-baik saja, coba hitung tendangan (kick count). Menurut keterangan di laman University of Michigan Health, 10 gerakan atau lebih dalam 1 jam dianggap normal. Namun, jangan panik jika tidak merasakan 10 gerakan. Mungkin, janin sedang tidur!

2. Berbicara dengan janin untuk memperkuat ikatan emosional

Apa Saja yang Harus Disiapkan di Trimester Ketiga Kehamilan?ilustrasi berbicara dengan janin (youaremom.com)

Untuk memperkuat bonding atau ikatan emosional antara orang tua dan anak, coba berbicara dengannya sejak masih di dalam kandungan. Dilansir The Fertility Center of Las Vegas, janin bisa mendengar dan memahami suara di trimester ketiga.

Berbicara dengan janin berarti membantu perkembangan saraf dan emosinya serta menghilangkan stres dan kecemasannya, mengutip You are Mom. Lalu, janin akan merespons atau bereaksi terhadap suara-suara tertentu dengan bergerak.

Tidak hanya ibu, ayah pun harus berbicara dengan janin supaya bisa merasakan ikatan emosional yang sama. Selain berbicara, orang tua bisa bersenandung atau bernyanyi sebagai bentuk variasi.

3. Persiapkan diri menghadapi gejala tertentu

Apa Saja yang Harus Disiapkan di Trimester Ketiga Kehamilan?ilustrasi mual saat hamil (practicalparenting.com.au)

Jangan heran kalau gejala di trimester pertama akan muncul kembali di trimester ketiga. Salah satunya adalah mual dan muntah (morning sickness) karena bertambahnya ukuran janin yang menekan atau mendesak perut, dilansir Practical Parenting.

Gejala lain yang mungkin dirasakan adalah sakit punggung karena kandungan semakin berat, kehilangan nafsu makan dan cepat merasa kenyang, insomnia atau sulit tidur, pembengkakan di kaki, dan masih banyak lagi. Konsultasikan ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat!

4. Mengetahui proses melahirkan agar lebih paham situasi

Apa Saja yang Harus Disiapkan di Trimester Ketiga Kehamilan?ilustrasi ibu hamil membaca buku (forbes.com)

Bagi sebagian perempuan, terutama yang baru hamil untuk pertama kali, proses melahirkan terasa begitu menyeramkan. Namun, suka atau tidak, itu akan terjadi dan kita harus siap menghadapinya. Setidaknya, bekali diri dengan pengetahuan seputar proses melahirkan.

Lamanya persalinan berbeda-beda untuk tiap perempuan. Mengutip Mid Cheshire Hospitals, rata-rata persalinan pertama berlangsung sekitar 8 jam. Sementara itu, untuk persalinan kedua atau berikutnya cenderung lebih singkat, rata-rata sekitar 5 jam.

Dilansir BabyCenter, proses persalinan dibagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama dimulai ketika terjadi kontraksi dan serviks (leher rahim) mulai terbuka. Lalu, tahap kedua adalah ketika jalan lahir sepenuhnya melebar dan berakhir dengan kelahiran bayi. Tahap ketiga adalah tepat setelah bayi lahir dan plasenta keluar.

Baca Juga: Estrogen Lindungi Ibu Hamil dari COVID-19? Ini Kata Dokter Obgyn!

5. Menyiapkan tas khusus untuk dibawa ke rumah sakit

Apa Saja yang Harus Disiapkan di Trimester Ketiga Kehamilan?ilustrasi packing tas (mustbestmom.com)

Kapan air ketuban pecah? Itu adalah misteri Ilahi. Bisa terjadi saat kita tertidur maupun saat sedang beraktivitas. Oleh karena itu, penting untuk mengemas atau packing tas khusus untuk dibawa ke rumah sakit sejak jauh-jauh hari!

Hal esensial yang perlu dibawa adalah persyaratan administrasi (misalnya kartu identitas, asuransi, dan kartu pasien rumah sakit), pakaian yang nyaman, lembut, dan longgar, perlengkapan mandi, ponsel (termasuk charger dan powerbank), pakaian bayi, snack dan minuman, hingga popok dewasa, laman Babylist menyarankan.

6. Melakukan latihan untuk memperlancar persalinan

Apa Saja yang Harus Disiapkan di Trimester Ketiga Kehamilan?ilustrasi latihan dengan birthing ball (care.com)

Pernah lihat orang hamil duduk di atas sebuah bola besar? Memang, apa manfaatnya? Bola bersalin atau birthing ball bisa membantu meningkatkan aliran darah ke rahim serta membantu membuka panggul dan pinggul.

Sementara, mengutip St Helens and Knowsley Teaching Hospitals, bola bersalin bisa meredakan nyeri persalinan, mengurangi nyeri kontraksi (jika dipakai beberapa bulan sebelum melahirkan), mengurangi kecemasan, dan membantu melahirkan secara efektif.

Latihan lain yang bisa dicoba adalah yoga prenatal. Dilansir WebMD, yoga prenatal fokus pada teknik pernapasan dan peregangan agar tubuh rileks, fleksibel, mengurangi stres, depresi, dan kecemasan, melancarkan aliran darah, serta mengurangi rasa sakit saat melahirkan.

7. Mengantisipasi terjadinya komplikasi

Apa Saja yang Harus Disiapkan di Trimester Ketiga Kehamilan?ilustrasi melahirkan (healthyparentshealthychildren.ca)

Ada dua hal yang perlu diwaspadai di trimester ketiga kehamilan, yaitu persalinan prematur (premature labor) dan preeklamsia. Persalinan prematur terjadi antara minggu ke-20 hingga ke-37, ketika kontraksi rahim menyebabkan serviks (mulut rahim) membuka lebih awal dari seharusnya, dikutip UCSF Health.

Sedangkan, preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan tanda kerusakan pada organ lain, yang paling sering ialah hati dan ginjal, dilansir Mayo Clinic. Jalan keluarnya adalah dengan melahirkan sesegera mungkin untuk menyelamatkan nyawa ibu dan bayi.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan dan disiapkan bagi ibu hamil yang memasuki trimester ketiga. Semoga informasi ini membantu!

Baca Juga: Sulit Hamil? Mungkin PCOS Penyebabnya!

Topic:

  • Nurulia R. Fitri
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya