ilustrasi wanita latihan di gym (pexels.com/andrea Placqquadio)
Menghindari ego lifting sebenarnya tidak rumit selama kamu mau lebih sabar dalam membangun progres. Beban memang penting, tetapi kualitas setiap repetisi tetap harus menjadi prioritas utama.
Beberapa kebiasaan berikut bisa membantu menjaga latihan tetap aman dan efektif.
Utamakan teknik yang benar sebelum menambah beban.
Naikkan beban secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.
Rekam latihan sesekali untuk menguasai form.
Fokus merasakan kerja otot atau mind-muscle connection selama latihan.
Ingat, tujuan utama datang ke gym bukan untuk mengesankan orang lain, melainkan menjadi versi yang lebih kuat dari dirimu sendiri. Beban memang bisa terus bertambah, tetapi teknik dan keselamatan tetap harus menjadi prioritas. Nah, apakah selama ini kamu benar-benar berlatih untuk berkembang, atau tanpa sadar sedang terjebak ego lifting?
Referensi;
"How to Know When You’re Ego Lifting (Plus, 6 Ways to Avoid It)." Hone Health. Diakses Juni 2026.
"Ego Lifting: Understanding the Risks and How to Avoid It." Pursue Fitness. Diakses Juni 2026.
"3 Sign You're Ego Lifting, and How to Stop." Peloton. Diakses Juni 2026.