ilustrasi penggunaan pelembap untuk kulit (pexels.com/Los Muertos Crew)
Sebisa mungkin hindari area yang mengalami hujan abu bila memungkinkan. Kalau harus keluar atau membersihkan rumah, tutupi kulit menggunakan baju lengan panjang, celana panjang, sarung tangan, dan sepatu tertutup.
Jika abu sudah menempel pada kulit, lakukan langkah-langkah ini:
Jangan menggosok abu dalam keadaan kering. Hindari menyekanya dengan handuk, sikat, loofah, atau scrub karena butirannya bersifat abrasif.
Bilas dengan air bersih. Alirkan air untuk mengangkat partikel sebelum mencuci kulit. Pedoman penanganan dermatitis kontak juga menganjurkan pembilasan secepat mungkin setelah kulit terkena bahan iritan.
Cuci secara lembut. Gunakan pembersih ringan tanpa pewangi. Hindari air yang terlalu panas serta sabun atau antiseptik keras pada kulit yang sedang teriritasi.
Keringkan dengan menepuk perlahan. Jangan menggosok kulit pakai handuk.
Gunakan pelembap tanpa pewangi. American Academy of Dermatology menganjurkan pelembap atau krim perbaikan pelindung kulit saat kulit masih sedikit lembap setelah dicuci.
Pakaian yang tertutup abu sebaiknya dilepas sebelum memasuki ruang utama rumah dan dicuci sebelum digunakan kembali.
Abu mentah dari letusan juga tidak boleh digunakan sebagai masker wajah atau bahan eksfoliasi. Bahan tersebut tidak sama dengan kandungan mineral yang telah diproses dan diformulasikan dalam produk perawatan kulit.
Iritasi ringan biasanya membaik setelah kontak dihentikan dan kulit dibersihkan. Pemeriksaan medis diperlukan jika ruam tidak membaik, terus meluas, terasa sangat nyeri, atau mengganggu tidur dan aktivitas.
Segera cari pertolongan jika muncul lepuhan luas, pembengkakan pada wajah, luka yang mengeluarkan cairan atau nanah, demam, maupun kemerahan yang menyebar. Keluhan setelah terkena abu panas atau cairan yang diduga sangat asam juga memerlukan penanganan segera.
Referensi
U.S. Geological Survey, “Volcanic Ash,” diakses September 2026.
International Volcanic Health Hazard Network, “Health Impacts of Volcanic Ash,” diakses September 2026.
Federica Trovato et al., “Retrospective Study on Acute Effects of Mount Etna Volcanic Eruption in Patients with Atopic Dermatitis,” Allergies 5, no. 3 (2025): article 27, https://doi.org/10.3390/allergies5030027.
International Volcanic Health Hazard Network, “Health Impacts of Volcanic Gases,” diakses September 2026.
Centers for Disease Control and Prevention, “Safety Guidelines: After a Volcanic Eruption,” diakses September 2026.
National Health Service, “Contact Dermatitis,” diakses September 2026.
American Academy of Dermatology Association, “Eczema Types: Contact Dermatitis Tips for Managing,” diakses September 2026.