Nama cychlorphine muncul dalam laporan laboratorium forensik dan lembaga kesehatan karena ditemukan dalam pasokan narkotika ilegal serta sejumlah kasus overdosis. Zat ini juga dikenal sebagai N-propionitrile chlorphine atau cyanoethyl chlorphine.
Menurut United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), cychlorphine termasuk kelompok orphine analogue, yaitu opioid sintetis yang secara struktur berkaitan dengan senyawa seperti brorphine, chlorphine, dan spirochlorphine. Zat ini berbeda secara struktur dari fentanyl maupun nitazene.
Cychlorphine diklasifikasikan sebagai zat psikoaktif baru dan bukan obat opioid yang digunakan dalam terapi medis standar. Kehadirannya menjadi perhatian karena zat baru dapat beredar sebelum informasi klinis, alat pemeriksaan, dan protokol penanganannya benar-benar tersedia.
