Menonton aksi tim nasional atau tim yang dijagokan sering bikin penonton ikut merasakan ketegangan di lapangan. Bayangkan momen seperti peluang emas yang nyaris menjadi gol, pelanggaran, pemain favorit jatuh cedera, detik-detik jelang penalti, atau gol kemenangan pada menit akhir dapat memicu reaksi emosional yang kuat.
Jantung berdetak lebih cepat, telapak tangan berkeringat, napas terasa pendek, bahkan tubuh "banjir" adrenalin. Kondisi ini umumnya merupakan respons normal.
Tubuh tidak selalu bisa membedakan antara ancaman dan ketegangan emosional. Saat emosi memuncak, sistem saraf simpatik akan aktif dan memicu pelepasan hormon stres seperti adrenalin dan noradrenalin. Akibatnya, detak jantung meningkat, tekanan darah naik, dan tubuh dalam kondisi siaga. Namun, dalam situasi tertentu, jantung berdebar saat menonton pertandingan tidak boleh diabaikan.
