Bagi seseorang yang sudah ingin berhenti, peringatan pada kemasan dapat menjadi pengingat untuk bertindak. Namun, peluang tersebut perlu diubah menjadi rencana yang lebih konkret.
Lakukan langkah-langkah ini:
Tentukan tanggal berhenti dalam satu atau dua minggu.
Kenali waktu yang paling sering memicu keinginan merokok, seperti setelah makan, saat minum kopi, atau ketika stres.
Singkirkan rokok, vape, asbak, dan pemantik dari rumah serta kendaraan.
Beri tahu orang terdekat agar mereka tidak menawarkan rokok.
Siapkan respons ketika keinginan muncul, misalnya berjalan sebentar, minum air, atau menghubungi seseorang.
Cari dukungan tenaga kesehatan jika pernah gagal berhenti atau mengalami ketergantungan berat.
WHO merekomendasikan dukungan perilaku, seperti konseling singkat, konseling individual atau kelompok, layanan telepon, serta intervensi digital.
Pilihan obat yang direkomendasikan untuk orang dewasa mencakup terapi pengganti nikotin, vareniklin, bupropion, dan sitisin. Ketersediaan serta kesesuaiannya berbeda pada setiap orang sehingga perlu dibicarakan dengan dokter atau apoteker.
Kembali merokok setelah sempat berhenti juga bukan berarti seluruh usaha gagal. Ketergantungan nikotin sering butuh beberapa percobaan. Yang terpenting adalah mengenali pemicunya, memperbaiki rencana, dan kembali mencoba dengan dukungan yang lebih kuat.
Aturan kemasan polos dapat membantu, terutama dengan membuat produk kurang menarik, memperjelas pesan kesehatan, dan mendorong sebagian orang mempertimbangkan untuk berhenti. Namun, dampaknya terhadap keberhasilan berhenti merokok cenderung terbatas jika tidak diiringi kebijakan lain dan akses terhadap layanan berhenti merokok.
Untuk vape, bukti yang ada belum menunjukkan bahwa kemasan polos membantu orang berhenti merokok atau berhenti menggunakan nikotin. Manfaat yang paling jelas sejauh ini adalah mengurangi daya tarik visual produk bagi remaja.
Referensi
World Health Organization, "Plain Packaging of Tobacco Products: Evidence, Design and Implementation," diakses Juli 2026.
Ann McNeill, Shannon Gravely, Sara C. Hitchman, Linda Bauld, David Hammond, and Geoffrey T. Fong, “Tobacco Packaging Design for Reducing Tobacco Use,” Cochrane Database of Systematic Reviews, no. 4 (2017): CD011244, https://doi.org/10.1002/14651858.CD011244.pub2.
Melanie A. Wakefield et al., “Introduction Effects of the Australian Plain Packaging Policy on Adult Smokers: A Cross-Sectional Study,” BMJ Open 3, no. 7 (2013): e003175, https://doi.org/10.1136/bmjopen-2013-003175.
Tasneem Chipty, Study of the Impact of the Tobacco Plain Packaging Measure on Smoking Prevalence in Australia (Canberra: Australian Government Department of Health, 2016), diakses Juli 2026.
Vera H. Buss et al., “Impact of Standardised Packaging of Tobacco Products Regulations on Cigarette Consumption and Youth Smoking in England: Interrupted Time-Series Analysis,” Tobacco Control 34, no. 5 (2025): 632–38, https://doi.org/10.1136/tc-2023-058560.
Eve Taylor et al., “Association of Fully Branded and Standardized E-Cigarette Packaging with Interest in Trying Products among Youths and Adults in Great Britain,” JAMA Network Open 6, no. 3 (2023): e231799, https://doi.org/10.1001/jamanetworkopen.2023.1799.
World Health Organization, "WHO Clinical Treatment Guideline for Tobacco Cessation in Adults," diakses Juli 2026.