Kutil kelamin yang kambuh. (cdc.gov/CDC/ Susan Lindsley/ID# 1586)1
Pengobatan dapat menghilangkan kutil, tetapi tidak langsung memberantas virus. Kutil cukup sering kambuh, terutama dalam tiga bulan pertama setelah perawatan.
Kekambuhan tersebut tidak dapat digunakan sebagai bukti bahwa pasangan kembali menularkan HPV. Pasangan yang sedang hamil, memiliki HIV, mengonsumsi obat penekan daya tahan tubuh, atau mengalami kutil yang terus bertambah perlu memberi tahu dokter karena kondisinya dapat memengaruhi pilihan dan hasil pengobatan.
Menghadapi kutil kelamin sebagai pasangan memerlukan beberapa langkah nyata, meliputi menunda hubungan seksual ketika kutil masih terlihat, menjalani pemeriksaan yang memang dibutuhkan, mempertimbangkan vaksinasi, dan membicarakan diagnosis tanpa tuduhan yang tidak dapat dibuktikan secara medis.
Referensi
Centers for Disease Control and Prevention, “About Genital HPV Infection,” diakses September 2026.
Centers for Disease Control and Prevention, “Anogenital Warts,” Sexually Transmitted Infections Treatment Guidelines, diakses September 2026.
Ann N. Burchell, François Coutlée, Pierre-Paul Tellier, James Hanley, and Eduardo L. Franco, “Genital Transmission of Human Papillomavirus in Recently Formed Heterosexual Couples,” Journal of Infectious Diseases 204, no. 11 (2011): 1723–29, https://doi.org/10.1093/infdis/jir644.
Gitte Lee Mortensen and Helle K. Larsen, “The Quality of Life of Patients with Genital Warts: A Qualitative Study,” BMC Public Health 10 (2010): 113, https://doi.org/10.1186/1471-2458-10-113.
Centers for Disease Control and Prevention, “HPV Vaccine Recommendations,” diakses September 2026.