Petugas Posyandu mengukur tinggi badan anak. (IDN Times/Riyanto)
Kadang, masalah stunting terlambat diketahui karena anak jarang diukur. Anak perlu ditimbang dan diukur, lalu hasilnya diplot ke kurva pertumbuhan.
Bawa anak rutin ke posyandu, puskesmas, atau dokter anak secara rutin sesuai anjuran. Jika grafik berat atau tinggi mulai mendatar, turun, atau menjauh dari jalur sebelumnya, evaluasi perlu dilakukan lebih cepat.
Penyebab stunting beragam, tetapi benang merahnya adalah anak tidak mendapat dukungan yang cukup untuk tumbuh optimal.
Dukungan itu bisa berupa gizi ibu saat hamil, ASI, MPASI bergizi, lingkungan bersih, pencegahan infeksi, imunisasi, pemantauan pertumbuhan, dan akses layanan kesehatan.
Segera cari bantuan jika berat badan anak sulit bertambah, tinggi badan tidak naik sesuai usia, anak sering sakit, terus-terusan sulit makan, atau grafik pertumbuhan tidak sesuai jalurnya. Makin cepat penyebabnya ditemukan, makin besar peluang anak mendapat intervensi yang tepat.
Referensi
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes). “1000 HPK Kunci Cegah Stunting.” Diakses Juli 2026.
Kemenkes. “Stunting.” Diakses Juli 2026.
Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kemenkes. “Mengenal Stunting.” Diakses Juli 2026.
Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kemenkes. “Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Stunting pada Balita.” Diakses Juli 2026.
Ikatan Dokter Anak Indonesia. “Kurva Pertumbuhan WHO.” Diakses Juli 2026.
World Health Organization. “Malnutrition.” Diakses Juli 2026.
UNICEF Indonesia. “Nutrition.” Diakses Juli 2026.
Victora, Cesar G., Christian Loret de Mola, Elaine C. Barros, et al. “Revisiting Maternal and Child Undernutrition in Low-Income and Middle-Income Countries: Variable Progress towards an Unfinished Agenda.” The Lancet 397, no. 10282 (2021): 1388–1399. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(21)00394-9.
Dewey, Kathryn G. “Reducing Stunting by Improving Maternal, Infant and Young Child Nutrition in Regions Such as South Asia: Evidence, Challenges and Opportunities.” Maternal & Child Nutrition 12, Suppl. 1 (2016): 27–38. https://doi.org/10.1111/mcn.12282.
Hijra, Hadju Veni, Veni Hadju, and Burhanuddin Bahar. “Inappropriate Complementary Feeding Practice Increases Risk of Stunting in Children Aged 12–24 Months.” Universa Medicina 35, no. 3 (2016): 146–155. https://www.univmed.org/ejurnal/index.php/medicina/article/view/337.
Garina, Lisa A., et al. “Maternal, Child, and Household Risk Factors for Children Under Five Years with Stunting in Indonesia.” The Open Public Health Journal 17 (2024): e18749445321448. https://openpublichealthjournal.com/VOLUME/17/ELOCATOR/e18749445321448/FULLTEXT/.
Mulyani, A. T., et al. “Understanding Stunting: Impact, Causes, and Strategy to Accelerate Prevention.” International Journal of Public Health Science 14, no. 1 (2025). https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC12073730/.