Pada 26 Agustus 2026, runtuhan besar es, lumpur, dan batu di kawasan Himalaya memicu banjir bandang di perbatasan Nepal dan Tibet. Air dan material bergerak cepat menyapu rumah, jalan, jembatan, hingga jaringan listrik dan komunikasi.
Dalam bencana seperti ini, ancaman kesehatan tidak berhenti ketika aliran air dan lumpur mereda. Ada bahaya yang terjadi dalam hitungan menit, tetapi ada pula yang baru muncul beberapa hari bahkan berbulan-bulan kemudian.
