Tidak berarti seseorang yang minum satu gelas alkohol pasti akan terkena atau meninggal akibat kanker. Risiko setiap orang juga dipengaruhi usia, genetik, kebiasaan merokok, kondisi kesehatan, dan jumlah alkohol yang dikonsumsi sepanjang hidup.
Namun, “sedikit” dan “tanpa risiko” tidak sama. Untuk beberapa kanker, peningkatan risiko telah terlihat pada konsumsi sekitar satu minuman sehari atau kurang.
Orang yang tidak minum alkohol, tidak perlu mulai mengonsumsi alkohol untuk alasan kesehatan. Bagi yang biasa minum, mengurangi frekuensi dan ukuran porsi akan mengurangi paparan etanol. Berhenti atau mengurangi konsumsi dalam jangka panjang telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker rongga mulut dan esofagus, meskipun bukti untuk jenis kanker lain masih terus diteliti.
Satu gelas minuman beralkohol memang tidak menentukan nasib seseorang. Yang berubah adalah risiko, dan setiap pengurangan membuat paparan sepanjang hidup menjadi lebih kecil.
Referensi
Chinmay T. Jani et al., “Alcohol-attributable Cancer Mortality in the United States, 1990–2023: A Secondary Analysis of Global Burden of Disease Data,” The Lancet Regional Health – Americas (September 2, 2026): 101599, https://doi.org/10.1016/j.lana.2026.101599.
National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism, “What Is a Standard Drink?,” diakses September 2026.
Seungyoun Jung et al., “Alcohol Consumption and Breast Cancer Risk by Estrogen Receptor Status: In a Pooled Analysis of 20 Studies,” International Journal of Epidemiology 45, no. 3 (2016): 916–28, https://doi.org/10.1093/ije/dyv156.
Gioia Di Credico et al., “Alcohol Drinking and Head and Neck Cancer Risk: The Joint Effect of Intensity and Duration,” British Journal of Cancer 123, no. 9 (2020): 1456–63, https://doi.org/10.1038/s41416-020-01031-z.
U.S. Department of Health and Human Services, Office of the Surgeon General, Alcohol and Cancer Risk: The U.S. Surgeon General’s Advisory (Washington, DC: U.S. Department of Health and Human Services, 2025), 3–15, diakses September 2026.
Paul Sarich et al., “Alcohol Consumption, Drinking Patterns and Cancer Incidence in an Australian Cohort of 226,162 Participants Aged 45 Years and Over,” British Journal of Cancer 124, no. 2 (2021): 513–23, https://doi.org/10.1038/s41416-020-01101-2.
National Cancer Institute, “Alcohol and Cancer Risk,” diakses September 2026.
Susan M. Gapstur et al., “The IARC Perspective on Alcohol Reduction or Cessation and Cancer Risk,” New England Journal of Medicine 389, no. 26 (2023): 2486–94, https://doi.org/10.1056/NEJMsr2306723.