JEC Eye Hospitals and Clinics juga menghadirkan LASIK Xtra yang mengombinasikan koreksi LASIK dengan corneal cross-linking dalam satu rangkaian tindakan.
Setelah kornea dibentuk ulang menggunakan laser excimer, larutan riboflavin atau vitamin B2 diaplikasikan pada lapisan kornea, kemudian diaktivasi menggunakan sinar ultraviolet A. Proses tersebut membantu membentuk ikatan tambahan antar serat kolagen sehingga mendukung kekuatan dan stabilitas struktur kornea setelah LASIK.
Tahapan tambahan LASIK Xtra butuh waktu sekitar 3 menit dan dilakukan dalam sesi tindakan yang sama.
Metode ini akan cocok untuk pasien yang membutuhkan dukungan tambahan terhadap stabilitas kornea, misalnya pasien dengan kornea borderline tetapi masih berada dalam parameter aman untuk LASIK, memiliki ukuran minus atau silinder tinggi, berusia relatif muda, atau dinilai memiliki risiko regresi refraksi setelah tindakan.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kornea tidak ideal untuk dibentuk ulang dengan laser, Implantable Collamer Lens (ICL) dapat dipertimbangkan apabila anatomi bagian dalam mata memenuhi syarat.
ICL merupakan lensa tambahan yang ditanam di belakang iris dan di depan lensa alami sehingga dapat memberikan koreksi tanpa mengikis atau membentuk ulang kornea.
Ketajaman penglihatan bukan hanya tentang terbebas dari kacamata, tetapi soal mendapatkan kualitas penglihatan yang optimal melalui pilihan penanganan yang sesuai. Karena kondisi setiap mata berbeda, keputusan tindakan harus selalu diawali dengan pemeriksaan komprehensif dan diskusi bersama dokter spesialis mata.