ilustrasi anak bermain tebak kata (pexels.com/Artem Podrez)
Kate memberikan saran bagi orangtua untuk mengadaptasi strategi sosial. Pertama, mengadopsi bahasa tubuh. Ajarkan gestur yang baik sebelum anak-anak berinteraksi dengan temannya. Kedua, pecahkan suasana canggung dengan pujian. Tentu, anak tidak bisa tiba-tiba memuji temannya, maka orangtua harus membiasakan diri memberikan pujian atau apresiasi pada si kecil.
Selain beberapa langkah tadi, orangtua juga bisa memberi sapaan atau percakapan pembuka untuk anak. Misalnya, mengatakan salam atau memperkenalkan diri. Hal ini bisa dilakukan dalam situasi darurat. Orangtua juga bisa mengajarkan pada anak untuk mengajukan pertanyaan terbuka jika lawan bicara memiliki minat yang sama. Terakhir, latih anak untuk mendengarkan secara aktif sebelum mengajukan pertanyaan.
Strategi di atas bisa diterapkan untuk anak yang baru memasuki masa sekolah. Orangtua bisa mulai mengajarkan dan menerapkan beberapa kiatnya.