Saat ada rencana yang gagal, pikiran pertama yang muncul di kepalamu adalah "Ah, ini pasti gara-gara gue yang gak cukup baik"? Tanpa disadari, kamu terus-menerus memojokkan diri sendiri atas situasi yang sebenarnya berada di luar kendalimu, lho. Nah, kalau pola pikir ini terus berulang, bisa jadi kamu sedang terjebak dalam fenomena internalized stigma.
Jika terus berlanjut, kesehatan mentalmu bisa terkikis secara perlahan. Kamu akan semakin sulit untuk berkembang karena rasa percaya dirimu sudah tergerus habis oleh kritik internal yang merusak. Alhasil, kamu jadi gampang cemas, merasa gak berharga, hingga berisiko mengalami burnout emosional yang parah. Yuk, kenali bagaimana internalized stigma ini bekerja dan cara mengatasinya agar hidupmu jadi lebih tenang!
