Adies Klaim Tak Mau Ikut Tangani Sengketa Pileg soal Golkar di MK

- Adies Kadir resmi menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK)
- Adies klaim tidak ingin ikut menangani sengketa pemilihan legislatif (Pileg) terkait Partai Golkar, karena ia merupakan pengurus Golkar.
- Adies menyatakan akan mengundurkan diri jika ada kasus terkait dengan Partai Golkar untuk menghindari conflict of interest.
Jakarta, IDN Times - Adies Kadir resmi menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Adies mengaku memiliki keinginan tidak ikut menangani sengketa pemilihan legislatif (Pileg) terkait Partai Golkar.
Sebab, Adies Kadir sebelumnya merupakan kader dan pengurus Golkar. Dia menyebut hal tersebut juga sudah ada mekanismenya di MK.
"Tentunya kalau di Mahkamah Konstitusi itu kan ada aturan-aturan, ya. Kalau terkait dengan dianggap ada conflict of interest, pasti otomatis hakim akan mengundurkan diri dari panel atau majelis tersebut. Ya, kemungkinan saya juga akan mengambil langkah seperti itu kalau ada kasus-kasus terkait dengan Partai Golkar," ujar Adies di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Saat ditanya terkait proses uji materiil Undang-Undang Pemilu, Adies tak menjawab secara rinci. Dia hanya mengaku tidak berada di Komisi II DPR RI saat masih menjadi anggota dewan.
"Undang-Undang Pemilu setahu saya itu di Komisi II. Saya tidak pernah di Komisi II dan saya tidak pernah ikut dalam pembahasan Undang-Undang Pemilu, termasuk juga di Baleg. Saya tidak pernah berada di sana lima tahun kemarin. Jadi terkait Undang-Undang Pemilu, saya tidak pernah tahu bagaimana proses pengambilan keputusannya," ucap Adies.


















