Banjir Meluas, Kini 147 RT di Jakarta Terendam Banjir Lebih Satu Meter

- Hujan deras sejak Sabtu hingga Minggu menyebabkan banjir meluas di Jakarta, dengan total 147 RT masih tergenang lebih dari satu meter.
- Wilayah terdampak tersebar di Jakarta Barat, Selatan, dan Timur, dengan ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 170 sentimeter.
- BPBD DKI Jakarta menurunkan personel untuk memantau dan menangani genangan serta mengimbau warga tetap waspada dan menghubungi layanan darurat bila perlu.
Jakarta, IDN Times – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Sabtu (7/3/2026) hingga Minggu (8/3/2026) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah terus meluas.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD DKI Jakarta) mencatat hingga pukul 11.00 WIB terdapat 147 RT yang masih tergenang.
"Genangan terjadi akibat curah hujan tinggi serta luapan sejumlah kali di Jakarta," ucap Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji.
Wilayah terdampak banjir tersebar di tiga wilayah kota, yaitu Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
Rincian wilayah terdampak sebagai berikut:
Jakarta Barat (31 RT)
Kel. Kedaung Kali Angke: 4 RT (60–70 cm)
Kel. Rawa Buaya: 9 RT (60 cm)
Kel. Kedoya Selatan: 4 RT (30 cm)
Kel. Kedoya Utara: 4 RT (20 cm)
Kel. Sukabumi Selatan: 2 RT (100 cm)
Kel. Joglo: 1 RT (65 cm)
Kel. Kembangan Selatan: 5 RT (40–50 cm)
Kel. Kembangan Utara: 2 RT (60 cm)
Jakarta Selatan (56 RT)
Kel. Cilandak Barat: 1 RT (120 cm)
Kel. Cipete Utara: 3 RT (170 cm)
Kel. Petogogan: 39 RT (20 cm)
Kel. Cipulir: 1 RT (170 cm)
Kel. Pela Mampang: 1 RT (170 cm)
Kel. Duren Tiga: 3 RT (60–100 cm)
Kel. Cilandak Timur: 2 RT (120 cm)
Kel. Pejaten Barat: 4 RT (60–70 cm)
Kel. Ulujami: 2 RT (120 cm)
Jakarta Timur (60 RT)
Kel. Kampung Rambutan: 2 RT (50 cm)
Kel. Pondok Bambu: 1 RT (70 cm)
Kel. Bidara Cina: 4 RT (150–160 cm)
Kel. Kampung Melayu: 19 RT (130 cm)
Kel. Cawang: 7 RT (50–90 cm)
Kel. Cililitan: 2 RT (90 cm)
Kel. Ciinang Melayu: 13 RT (100 cm)
Kel. Halim Perdana Kusuma: 12 RT (25–70 cm)
BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan dan melakukan penanganan bersama dinas terkait.
"Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi genangan dan dapat menghubungi layanan darurat 112 jika membutuhkan bantuan," ucapnya.














