Jakarta Siaga, Pramono Siapkan 1.200 Pompa Antisipasi Banjir Kiriman

- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiagakan sekitar 1.200 pompa, termasuk pompa portabel, untuk mengantisipasi banjir akibat curah hujan ekstrem yang mencapai 264 milimeter per hari.
- Proses pemompaan sudah dilakukan sejak malam di sejumlah titik genangan seperti Daan Mogot dan DI Panjaitan agar air cepat surut dan lalu lintas tetap bisa berjalan.
- BPBD DKI Jakarta mencatat 75 RT dan 19 ruas jalan tergenang dengan ketinggian air hingga 170 sentimeter di wilayah Jakarta Barat, Selatan, dan Timur.
Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta jajarannya, khususnya Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, menyiagakan sekitar 1.200 pompa untuk mengantisipasi dan menangani banjir yang melanda sejumlah wilayah di ibu kota.
Pramono mengatakan, curah hujan yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada hari ini mencapai 264 milimeter per hari, yang tergolong sangat tinggi. Karena itu, sejak semalam ia sudah berkoordinasi untuk melakukan langkah cepat penanganan genangan.
“Dari semalam saya sudah langsung berkoordinasi dengan jajaran, terutama Sumber Daya Air. Bahkan dari semalam sebenarnya beberapa spot sudah dilakukan pemompaan,” kata Pramono di Bundaran HI, Minggu (8/3/2026).
1. Proses pemompaan sudah dilakukan

Ia menjelaskan, proses pemompaan sudah dilakukan di sejumlah titik yang terdampak genangan untuk mempercepat surutnya air.
"Dari semalam sebenarnya beberapa spot sudah dilakukan pemompaan, dipompa," ujarnya.
2. Waspada banjir kiriman Bogor

Namun, Pramono mengakui ada potensi banjir yang masih perlu diwaspadai karena curah hujan juga tinggi di wilayah hulu seperti Bogor dan Tangerang yang airnya mengalir menuju Jakarta.
"Ini nanti sebagai informasi, karena di atas, baik itu di Bogor, di Tangerang, dan sebagainya, curah hujan juga tinggi, pasti akan ada air yang mengalir ke Jakarta.Saya sudah meminta pada seluruh jajaran, kurang lebih 1.200 pompa dipersiapkan dan termasuk pompa portabel di beberapa daerah," katanya
3. Sebanyak 75 RT terendam banjir

Pramono menyebut beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain Daan Mogot dan DI Panjaitan, yang kerap mengalami genangan saat hujan deras. Pompa di dua kawasan tersebut terus dioperasikan agar air cepat surut.
“Alhamdulillah di dua tempat itu dari tadi pompa terus dilakukan dan lalu lintas bisa berjalan walaupun ada sedikit genangan,” ujarnya.
Diketahui hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (7/3/2026) hingga Minggu (8/3/2026) menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 08.00 WIB terdapat 75 RT dan 19 ruas jalan yang tergenang.
"Genangan terjadi di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur dengan ketinggian air bervariasi antara 10 sentimeter hingga 170 sentimeter," ucap Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta, Yohan.















