Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cak Imin Yakin Pemerintah Bisa Hilangkan Kemiskinan Ekstrem di 2026

Cak Imin Yakin Pemerintah Bisa Hilangkan Kemiskinan Ekstrem di 2026
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Intinya Sih
  • Cak Imin optimis pemerintah mampu menuntaskan kemiskinan ekstrem pada 2026 dan menurunkan tingkat kemiskinan menjadi 5 persen pada 2029 dengan fokus di 88 kabupaten/kota prioritas.
  • Dalam rapat bersama Presiden Prabowo, Cak Imin menyampaikan komitmen untuk memperkuat UMKM melalui pemanfaatan fasilitas BUMN serta dukungan penuh dari kementerian dan lembaga terkait.
  • Cak Imin mengajukan tambahan anggaran Rp1 triliun guna memperkuat program pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif, serta menyoroti realisasi dana perlindungan sosial sebesar Rp508,2 triliun dari APBN.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, percaya diri pemerintah bisa mengentaskan kemiskinan ekstrem pada 2026. Sementara untuk kemiskinan bisa mencapai 5 persen pada 2029.

"Berdasarkan perintah Presiden hari ini, seluruh kementerian/lembaga, supaya konsisten berpijak pada data tunggal sosial ekonomi dalam menyalurkan seluruh program pemerintah, dalam hal ini ada 88 kabupaten/kota yang akan menjadi prioritas pengentasan kemiskinan supaya kabupaten/kota ini segera menjadi konsentrasi kementerian-kementerian dan lembaga, agar kemiskinan ekstrem 0 persen 2026 bisa terwujud. Kita optimis dan yakin kemiskinan ektrem 2026 0 persen. kemiskinan 5 persen di 2029," ujar Cak Imin di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/5/2026).

1. Cak Imin dan Prabowo bahas soal UMKM dan ekonomi kreatif

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Dalam kesempatan itu, Cak Imin juga membeberkan hasil rapatnya bersama Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Prabowo memberikan perhatian serius pada pelaku UMKM.

"Semua program yang sudah dicanangkan bersama dengan Kemenko dan kementerian akan terus dijalankan, terutama UMKM akan didorong dan memerintahkan jajaran kementerian dan lembaga agar terus memfasilitasi UMKM untuk tumbuh dan dapat fasilitas, terutama mendorong tempat tempat yang idle, BUMN dan lembaga digunakan oleh UMKM, baik untuk pemasaran maupun display, maupun festival," ucap Cak Imin.

2. Cak Imin ajukan tambahan anggaran

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Dalam rapat tersebut, Cak Imin mengaku mengajukan tambahan anggaran Rp1 triliun untuk program pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif. Cak Imin mengatakan, anggaran itu untuk mendorong agar UMKM bisa terus berkembang.

"Ini akan ada tambahan anggaran khusus untuk seluruh kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif. Saya mengajukan tidak kurang dari Rp1 triliun dan insyaAllah akan terus ditambah, untuk kegiatan yang mendorong tumbuh kembangnya UMKM kita. Selain terus menggerakkan kredit yang dipermudah dan terutama KUR usaha kecil dan menengah," ucap dia.

3. Bicara soal perlindungan sosial

IMG_20251001_162706.jpg
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, saat berbelanja di GG Mart milik GMIT di Kota Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Ketua Umum PKB itu mengatakan, pertemuannya dengan Presiden Prabowo juga membahas perlindungan sosial. Hingga kini, pemerintah sudah mengeluarkan Rp508,2 triliun dari APBN untuk perlindungan sosial.

"Hari ini, APBN kita sudah capai Rp508,2 triliun, yang baik itu bersifat bansos tunai maupun PKH, maupun yang bersifat bantuan iuran untuk jaminan kesehatan nasional kita, dalam konteks ini subsidi energi diarahkan lebih tepat sasaran," kata dia.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Related Articles

See More