Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Calon PDIP Paling Banyak Berpasangan dengan Golkar di Pilkada 2020

Calon PDIP Paling Banyak Berpasangan dengan Golkar di Pilkada 2020
Konsolidasi PDIP terkait pilkada di kantor DPD PDIP Jatim, Surabaya, Minggu (30/8/2020). IDN Times/Ardiansyah Fajar
Share Article

Jakarta, IDN Times - PDI Perjuangan (PDIP) telah selesai mengumumkan seluruh bakal calon kepala daerah yang akan diusungnya di Pilkada Serentak 2020. Pengumuman itu terbagi menjadi empat gelombang, pertama pada 19 Februari, kedua pada 17 Juli 2020, ketiga pada 11 Agustus 2020, dan terakhir 28 Agustus 2020 lalu.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan, pada penyelenggaraan pilkada kali ini partainya paling banyak berkoalisi dengan Partai Golkar dan paling sedikit dengan PKS.

1. PDIP paling sedikit berkoalisi dengan PKS

DPD PKS Bantul serahkan surat rekomendasi kepada pasangan NOTO. IDN Times/Daruwaskita
DPD PKS Bantul serahkan surat rekomendasi kepada pasangan NOTO. IDN Times/Daruwaskita

Dari keseluruhan pasangan calon dan wakil calon kepala daerah yang diusung PDIP, berikut kerja sama yang dilakukan dengan partai lain dalam memasangkan calon mereka:

  • Partai Golkar 46 daerah
  • PKB 37 daerah
  • PAN 34 daerah
  • Partai Gerindra 33 daerah
  • Partai Demokrat 32 daerah
  • PPP 19 daerah
  • PKS 13 daerah

2. Ada 200 kader internal partai yang diusung oleh PDIP di Pilkada 2020

Ketua DPP PDIP, Puan Maharani umumkan calon kepala daerah gelombang IV (Dok.PDI Perjuangan)
Ketua DPP PDIP, Puan Maharani umumkan calon kepala daerah gelombang IV (Dok.PDI Perjuangan)

Dari internal PDIP, kata Hasto, ada sebanyak 200 kader yang diusung, baik sebagai calon gubernur, wakil gubernur, hingga walikota dan bupati. Di tingkat kabuputen/kota, calon bupati atau wali kota sebanyak 131 orang, dan calon wabup dan wawalkot sebanyak 97.

"Di tingkat provinsi dari yang sudah diumumkan, calon gubernur ada dua yang dari kader, dan calon wakil gubernur ada 3 orang. Ini juga menunjukan proses kadersisasi berjalan dengan sistemik," ujar Hasto.

3. Ada 61 perempuan yang diusung PDIP menjadi cakada

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana saat menghadiri konsolidasi PDIP, Minggu (30/8/2020). IDN Times/Ardiansyah Fajar
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana saat menghadiri konsolidasi PDIP, Minggu (30/8/2020). IDN Times/Ardiansyah Fajar

Lebih lanjut, ia menambahkan, PDIP juga terus berkomitmen terhadap keterwakilan perempuan dalam kontestasi pilkada serentak tahun ini. Hasto mengatakan 25 persen cakada yang diusung adalah perempuan.

"Hanya saja dari partisipasi calon perempuan, yang dicalonkan oleh PDIP itu adalah 25 persen atau 61 orang. Tentu saja ke depan partai akan memberikan perhatian yang lebih besar terhadap gerakan perempuan termasuk terlibat aktif di dalam dunia politik," tuturnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Fitang Budhi Adhitia
EditorFitang Budhi Adhitia

Related Articles

See More

BGN: Pengajuan Dapur MBG Tak Dipungut Biaya, Waspada Modus Penipuan

30 Mei 2026, 06:04 WIBNews