Cegah Banjir Jakarta, Pramono Anung Modifikasi Cuaca 5 Hari

- Pemprov DKI siapkan anggaran khusus OMC selama 30 hari
- Biaya OMC lebih efisien daripada dampak banjir besar
- Potensi cuaca ekstrem bisa diantisipasi dengan modifikasi cuaca
Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sudah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selama lima hari ke depan, mulai 13 Januari 2026.
"Saya sudah memerintahkan kepada BPBD untuk melakukan modifikasi cuaca selama lima hari ini. Terus terang aja, kalau hari ini tidak dilakukan modifikasi cuaca, enggak mungkin hujannya hanya sebentar seperti tadi,” ucap Pramono di Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2025).
1. Pemprov DKI sudah siapkan anggaran khusus selama 30 hari

Pramono mengatakan, Pemprov DKI juga telah menyiapkan anggaran khusus OMC. Meski tidak menyebutkan jumlah dana, namun Pramono memastikan anggaran tersebut untuk OMC selama 30 hari ke depan.
"Kami sudah menganggarkan dalam waktu 30 hari ini, katakanlah kalau harus tiap hari modifikasi cuaca akan kami lakukan," katanya.
2. Biaya OMC lebih efisien daripada dampak banjir

Pramono menilai, biaya yang dikeluarkan untuk modifikasi cuaca jauh lebih efisien dibandingkan dengan kerugian yang harus ditanggung akibat bencana banjir besar.
"Karena hitungan yang kami lakukan, dampak banjir dibandingkan dengan melakukan modifikasi cuaca, maka lebih baik dilakukan modifikasi cuaca," ujarnya.
3. Potensi cuaca ekstrem bisa dihadapi

Melalui langkah ini, Pemprov DKI berharap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan dapat diantisipasi dengan baik.
“Dengan demikian, untuk lima hari ke depan, kami sudah meminta untuk dilakukan modifikasi cuaca. Mudah-mudahan ini akan tertangani, teratasi secara lebih baik," katanya..


















