Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kemendagri Minta Pemda Siaga Jaga Pasokan Pangan hingga Lebaran

Kemendagri Minta Pemda Siaga Jaga Pasokan Pangan hingga Lebaran
Pedagang beras di Pasar Legi Solo. (IDN Times/Larasati Rey)
Intinya Sih
  • Kemendagri memuji keberhasilan Pemda dalam menekan inflasi pangan menjelang Ramadan 2026 dan meminta kewaspadaan menjaga pasokan hingga Idul Fitri.
  • Sekjen Tomsi Tohir mengimbau kepala daerah turun langsung ke pasar untuk merespons kenaikan harga serta meniru strategi pengendalian inflasi dari daerah lain.
  • Pemerintah menegaskan tindakan tegas bagi oknum distributor yang mempermainkan harga, sambil mengapresiasi stabilitas harga komoditas utama di bawah HAP tahun ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times – Pemerintah daerah (Pemda) dinilai berhasil mengendalikan inflasi komponen harga pangan yang bergejolak menjelang bulan suci Ramadan 2026. Atas capaian tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta seluruh jajaran Pemda untuk tetap waspada, dan menjaga ketersediaan pasokan komoditas di pasar hingga Idul Fitri.

"Kita pertahankan sampai dengan hari raya Idul Fitri," tegasnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Evaluasi Program Tiga Juta Rumah dan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

1. Proaktif respons anomali kenaikan harga komoditas dengan turun langsung ke pasar

Pedagang pasar di Kabupaten Bantul. (IDN Times/Daruwaskita)
Pedagang pasar di Kabupaten Bantul. (IDN Times/Daruwaskita)

Tomsi juga meminta kepala daerah agar proaktif merespons anomali kenaikan harga komoditas di wilayahnya dengan turun langsung ke pasar. Ia mengatakan, pemda dapat meniru strategi daerah tetangga dalam mengendalikan inflasi.

Dengan demikian, tidak ada daerah yang berdekatan memiliki capaian inflasi yang berbeda secara ekstrem.

2. Tindak oknum distributor yang mempermainkan harga bahan pokok

Penampakan aktivitas Pasar Pasir Gintung, Bandar Lampung, Jumat (27/2/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
Penampakan aktivitas Pasar Pasir Gintung, Bandar Lampung, Jumat (27/2/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Tomsi juga memberikan peringatan keras kepada oknum distributor yang sengaja mempermainkan harga bahan pokok di tengah masyarakat.

Ia meminta pemda beserta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas, termasuk mencabut izin usaha pihak-pihak yang terbukti melakukan kejahatan ekonomi dengan menaikkan harga secara tidak wajar.

"Jangan ragu-ragu. Ya, sudah saatnya kita bertindak tegas," tegas Tomsi.

3. Mayoritas harga komoditas utama masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan

Warga Pontianak war takjil di Pasar Juadah. (IDN Times/Teri).
Warga Pontianak war takjil di Pasar Juadah. (IDN Times/Teri).

Di samping itu, Tomsi mengapresiasi kinerja seluruh kementerian, lembaga, dan Pemda karena mayoritas harga komoditas utama masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP). Menurutnya, kondisi harga pangan pada Ramadan tahun ini jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan 2025.

"Oleh sebab itu, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kementerian/lembaga beserta seluruh jajaran pemerintah daerah yang sudah berusaha sekeras-kerasnya," pungkasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More