Data Sementara KPU: Mayoritas Pemilih Berasal dari Milenial dan Gen X

- KPU RI menetapkan total pemilih nasional Semester I 2026 sebanyak 214,35 juta orang, meningkat 1,17 persen dibanding periode sebelumnya.
- Generasi milenial menjadi kelompok pemilih terbesar dengan porsi 32,13 persen, disusul Gen X sebesar 27,13 persen dan Gen Z 24,56 persen.
- Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak mencapai 37,76 juta orang, diikuti Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Jakarta, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tingkat Nasional Semester I Tahun 2026 di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026).
Komisioner KPU Divisi Data dan Informasi, Betty Epsilon Idroos, menjelaskan rincian jumlah pemilih dalam negeri tercatat ada 212.406.069 orang. Sementara, di luar negeri terdapat 1.948.598 pemilih. Data tersebut dihimpun dari 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, 7.285 kecamatan, 83.737 desa/kelurahan, dan 131 Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).
KPU melakukan rekapitulasi data pemilih berkelanjutan yang dilakukan secara berjenjang dari tingkat kabupaten/kota dan provinsi. Di mana rekapitulasi tingkat kabupaten/kota dilaksanakan setiap tiga bulan sekali, sementara tingkat provinsi dan nasional ditetapkan setiap enam bulan.
1. Total pemilih 214,3 juta, mengalami kenaikan 1,17 persen

Dengan demikian, total Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester I 2026 adalah 214.354.667 pemilih. Jumlah ini mengalami peningkatan 1,17 persen jika dibandingkan DPB Semester II 2025. Di mana pada DPB sebelumnya total pemilih berjumlah 211.865.861 orang.
Sementara, dari kategori jenis gender, pemilih perempuan masih mendominasi dengan jumlah 107.499.647 orang atau 50,15 persen dari total pemilih nasional. Sementara, pemilih laki-laki 106.855.020 orang atau 49,85 persen.
"Jadi total pemilih nasional kita, dalam negeri dan luar negeri, 214.354.667. Terdiri atas laki-laki 49,85 persen, perempuan 50,15 persen. Jadi peningkatan DPB Semester II 2025 jika dibandingkan dengan sebelumnya sebanyak 1,17 persen," ucap Betty.
2. Pemilih generasi milenial capai 32,13 persen

Betty menjelaskan, milenial jadi pemilih terbanyak berdasarkan generasi usia, angkanya mencapai 32,13 persen. Kemudian disusul Generasi X dengan perolehan 27,13 persen dan Gen Z 24,56 persen.
"Jika dilihat berdasarkan total pemilih kita nasional, dalam negeri dan luar negeri, berdasarkan generasi, itu paling banyak ada di generasi milenial, 32,13 persen. Mengikut setelahnya Gen Z, 24,56 persen. Lalu kemudian Gen X 27,13 persen. Mengikut kemudian 14,29 persen di usia generasi baby boomer, dan 1,89 persen di pre-boomer," ungkapnya.
3. Jawa Barat jadi provinsi dengan jumlah pemilih terbesar

KPU juga merinci provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak, di mana lima provinsi di Pulau Jawa masuk 10 besar. Jawa Barat (Jabar) jadi provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak. Kemudian disusul Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatra Utara, dan Banten. Berikut ini rinciannya:
1. Jawa Barat - 37.759.992
2. Jawa Timur - 32.503.002
3. Jawa Tengah - 29.332.029
4. Sumatra Utara - 11.360.110
5. Banten - 9.338.877
6. DKI Jakarta - 8.234.735
7. Sulawesi Selatan - 7.013.711
8. Lampung - 6.781.784
9. Sumatra Selatan - 6.668.823
10. Riau - 5.154.166
Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, menetapkan hasil rekapitulasi tersebut dengan menerbitkan Keputusan KPU Nomor 264 Tahun 2026, tentang Penetapan Rekapitulasi Data Pemilihan Berkelanjutan 2026.
"Menetapkan rekapitulasi data pemilihan berkelanjutan tingkat nasional semester I Tahun 2026," kata Afifuddin, seraya mengetuk palu sebagai tanda pengesahan.




















