Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kembalikan Formulir Bacalonwalkot, Kader PDIP Beri Rp25 Juta ke PKB

Kembalikan Formulir Bacalonwalkot, Kader PDIP Beri Rp25 Juta ke PKB
Mochtar Mohamad bersama PKB Kota Bekasi. (Dokumen Mochtar Mohamad)

Bekasi, IDN Times - Bakal Calon Wali Kota (Bacalonwalkot) Bekasi dari PDI Perjuangan (PDIP), Mochtar Mohamad mengakui telah menyerahkan uang sebesar Rp25 juta ke PKB. 

Mochtar mengatakan, pemberian uang tersebut setelah dirinya menyerahkan kembali formulir penjaringan bacalonwalkot ke PKB Kota Bekasi.

“Sudah dititip di Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Sekretaris DPC dan sudah lunas pembayaran dengan nilai Rp25 juta,” katanya, Kamis (2/5/2024).

  1. 1. Dikuatkan dengan bukti pembayaran

    Mochtar Mohammad. (IDN Times/Imam Faishal)
    Mochtar Mohammad. (IDN Times/Imam Faishal)

    Pembayaran itu dibuktikan dengan kuitansi bertuliskan untuk keperluan biaya adminstrasi pengembalian formulir Bakal Calon (Bacalon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi periode 2024-2029.

    Hingga saat ini, lanjut Mochtar, dirinya pun belum mengetahui apakah bakal ada pembayaran selanjutnya atau tidak. 

    “Tidak tahu, ya, dugaan saya paling survei, tapi kalau disuruh survei, ya, survei,” imbuhnya.

  2. 2. PKB Bekasi belum merespons

    Ilustrasi. Supian Suri menyerahkan formulir pendaftaran pencalonan Wali Kota Depok ke DPC PKB Kota Depok. (IDNTimes/Dicky)
    Ilustrasi. Supian Suri menyerahkan formulir pendaftaran pencalonan Wali Kota Depok ke DPC PKB Kota Depok. (IDNTimes/Dicky)

    Sementara, IDN Times masih berusaha untuk mengonfirmasi perihal ini kepada Ketua Desk Pilkada PKB Call Kota Bekasi, Alit Jamaludin terkait uang senilai Rp25 juta tersebut. 

  3. 3. Merangkul generasi milenial

    Mochtar siapkan baliho. (IDN Times/Imam Faishal)
    Mochtar siapkan baliho. (IDN Times/Imam Faishal)

    Mochtar yang sudah resmi terdaftar dalam penjaringan Bacawalkot di PDI Perjuangan dan PKB Kota Bekasi itu mengakui masih akan melakukan penjajakan dengan partai lainnya. 

    Selain itu, dia juga akan memperkenalkan dirinya kembali ke generasi milenial untuk sukses berkompetisi di Pilkada 2024.

    "Pada 2008 popularitas saya mencapai 90 persen, saat ini mungkin turun menjadi 50 persen. Untuk itu, saya juga fokus sosialisasi ke pemilih milenial," ucapnya. 

     

    Baca berita terbaru terkait Pemilu 2024, Pilpres 2024, Pilkada 2024, Pileg 2024 di Gen Z Memilih IDN Times.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More