Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

IT Balongan, Fasilitas Hilir yang Topang Distribusi Energi Nasional

Foto ke-2   (Artikel 1).jpeg
Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Balongan di Indramayu, Jawa Barat, merupakah infrastruktur hilir strategis untuk pelayanan kebutuhan energi di wilayah Jawa Bagian Barat termasuk Jakarta, dan sebagian Jawa Tengah. Integrated Terminal ini menjadi titik awal distribusi BBM, LPG dan Avtur ke masyarakat.
Intinya sih...
  • IT Balongan memiliki produk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Bahan Bakar Khusus (BBK), yakni Pertamax, Pertamax Turbo, Biosolar, Solar, Pertadex, Avtur, serta LPG.
  • IT Balongan jaga kualitas produk Pertamina.
  • Seluruh BBM diuji kembali di IT Balongan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Balongan menjaga setiap liter BBM yang disalurkan ke SPBU telah melewati rangkaian pengujian kualitas yang ketat, berlapis, dan berkelanjutan. IT Balongan menjadi salah satu fasilitas hilir Pertamina, menopang distribusi energi terutama ke wilayah Jawa Barat melingkupi Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning), serta sebagian wilayah di Jawa Tengah. Selain itu, pasokan Avtur ke beberapa Depot Pengisian Pesawat Udara di wilayah Bandung dan Jakarta. 

Superintendent Fuel Receiving, Storage, and Distribution IT Balongan, Firman Nugroho, menjelaskan bahwa pengawasan mutu produk di IT Balongan dilakukan sejak awal hingga akhir proses distribusi. Setiap tahapan pergerakan diawasi melalui pengujian laboratorium guna memastikan kualitas produk tetap terjaga.

1. IT Balongan jaga kualitas produk Pertamina

Pertamina bersiap ekspansi dan replikasi proyek USAF yang saat ini telah dikembangkan di Kilang Cilacap, untuk kemudian juga akan dikembangkan di Kilang Dumai dan Kilang Balongan. (dok. Pertamina)
Pertamina bersiap ekspansi dan replikasi proyek USAF yang saat ini telah dikembangkan di Kilang Cilacap, untuk kemudian juga akan dikembangkan di Kilang Dumai dan Kilang Balongan. (dok. Pertamina)

IT Balongan memiliki produk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Bahan Bakar Khusus (BBK), yakni Pertamax, Pertamax Turbo, Biosolar, Solar, Pertadex, Avtur, serta LPG. Fasilitas ini mendapatkan suplai produk dari berbagai sumber, termasuk Refinery Unit Balongan, Cilacap, Dumai, Plaju. Produk Integrated Terminal, akan didistribusikan ke fasilitas penjualan produk Pertamina melalui lebih dari 50 mobil tangki BBM dan 90 mobil tangki LPG.  

“Setiap kali BBM berpindah, kami selalu melakukan uji laboratorium. Mulai dari sebelum produk diterima dari kilang, setelah diterima di terminal, hingga saat BBM disalurkan ke mobil tangki. Dengan cara ini, kualitas BBM terus kami pastikan,” jelas Firman Nugroho, di sela kegiatan Pertamina Media Visit di Integrated Terminal Balongan, Jumat (30/1).

2. Seluruh BBM diuji kembali di IT Balongan

Gedung Pertamina. (dok. Pertamina)
Gedung Pertamina. (dok. Pertamina)

Tahap pertama pengujian dilakukan sebelum BBM dikirim dari kilang-kilang Pertamina ke IT Balongan. Sampel BBM diuji oleh tim laboratorium sesuai parameter mutu yang telah ditetapkan. Setelah sampai di IT Balongan, BBM kembali diuji untuk memastikan kualitas tetap terjaga. 

Selanjutnya, saat BBM yang tersimpan dalam tangki penyimpanan IT Balongan akan dimuat dalam mobil tangki untuk pendistribusian ke SPBU, IT Balongan kembali melakukan pengambilan sampel dan uji laboratorium. Hal ini dilakukan secara rutin setiap harinya. 

3. Komitmen Pertamina dalam menjaga kualitas

ilustrasi gedung Pertamina (dok. Pertamina)
ilustrasi gedung Pertamina (dok. Pertamina)

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengungkapkan, Integrated Terminal Balongan yang merupakan penopang distribusi energi di wilayah Jawa Bagian Barat, menjadi salah satu sampel dari fasilitas hilir Pertamina yang tersebar di seluruh Indonesia. Komitmen Pertamina dalam menjaga kualitas dan melayani kebutuhan masyarakat menjadi semangat Perusahaan untuk terus beroperasi secara optimal. 

“Pertamina menyadari pentingnya kualitas produk. Melalui pengujian berlapis yang diterapkan pada setiap titik serah produk, kami berharap bisa menjaga kualitas produk Pertamina dan memaksimalkan pelayanan Pertamina kepada masyarakat,” kata Baron.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/. (WEB)

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ahmad Faisal
EditorAhmad Faisal
Follow Us

Latest in News

See More

75 Tahun RI–Norwegia: Dubes Faizasyah Soroti Demokrasi dan Lingkungan

01 Feb 2026, 19:09 WIBNews