Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Apa Itu Megathrust? Gempa Dahsyat yang Mengancam Indonesia

Apa Itu Megathrust? Gempa Dahsyat yang Mengancam Indonesia
Ilustrasi jalan yang terdampak gempa (pexels.com/id-id/@wilson-malone-739912/)
Intinya Sih
  • Gempa Megathrust terjadi akibat tumbukan lempeng Indo-Australia dan Eurasia, bukan karena aktivitas vulkanik, dengan potensi kekuatan mencapai 8,7 skala Richter.
  • Tiga wilayah Indonesia yang terdeteksi berada di zona Megathrust adalah Perairan Selat Sunda, selatan Jawa Barat–Jawa Tengah, serta segmen Jawa Timur–Bali.
  • Istilah Megathrust mulai ramai sejak 2018 dan kembali mencuat setelah gempa Banten yang terasa hingga Jakarta, memicu kewaspadaan terhadap potensi gempa besar di ibu kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Gempa Megathrust menjadi topik yang tengah diperbincangkan di masyarakat, utamanya penduduk di beberapa pulau. Gempa bumi dengan kekuatan dahsyat ini disebut-sebut bisa mengancam Indonesia.

Benarkah Indonesia terancam gempa megathrust? Berikut pengertian dan apa itu megathrust, gempa dahsyat secara keseluruhan?

1. Apa itu Megathrust?

Foto udara pantai Tanjung An di kawasan pantai selatan Lombok di Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Kamis (11/7/2019). Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Mataram Agus Riyanto mengatakan dari hasil simulasi dan pemodelan tsunami (Tsunami Modeling) yang dilakukan di wilayah selatan Lombok menyimpan gempa megathrust berkekuatan 8,5 magnitudo dan gelombang tsunami hingga lima kilometer dengan ketinggian mencapai 20 meter (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Foto udara pantai Tanjung An di kawasan pantai selatan Lombok di Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Kamis (11/7/2019). Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Mataram Agus Riyanto mengatakan dari hasil simulasi dan pemodelan tsunami (Tsunami Modeling) yang dilakukan di wilayah selatan Lombok menyimpan gempa megathrust berkekuatan 8,5 magnitudo dan gelombang tsunami hingga lima kilometer dengan ketinggian mencapai 20 meter (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Dilansir dari laman Kemendikbud, gempa megathrust adalah jenis gempa bumi berkekuatan sangat besar yang terjadi akibat adanya pergerakan lempeng di zona subduksi, yaitu pertemuan lempeng samudra yang menunjam ke bawah lempeng benua. Sumber lain menyebutkan, tumbukan tersebut yakni antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Dari sinilah istilah gempa megathrust berasal. Gempa ini tidak disebabkan karena aktivitas gunung berapi, namun karena pergerakan lempeng.

Zona gempa Megathrust disebut-sebut masuk ke bawah pulau Jawa. Tidak main-main, gempa ini disebut-sebut berkekuatan 8,7 skala Richter. Dampaknya tentu akan sangat besar.

2. Zona gempa Megathrust yang terkena?

IDN Times/ Helmi Shemi
IDN Times/ Helmi Shemi

Beberapa tempat di Indonesia ternyata berpotensi dan terdeteksi sebagai daerah yang terkena zona gempa Megathurst. Setidaknya ada tiga lokasi yang terancam, yakni Perairan Selat Sunda, wilayah selatan yang berbatasan dengan Jawa Barat dan Jawa Tengah, juga segmen Jawa Timur-Bali.

Hingga kini, belum ada alat yang dapat memprediksi secara tepat kapan gempa akan terjadi. Termasuk untuk kasus gempa Megathrust. Jadi kalau daerah tempat tinggalmu berada di tiga zona yang sudah disebutkan, lebih baik siaga selalu ya.

3. Ramai diberitakan sejak 2018

Kondisi terkini setelah tsunami Banten (IDN Times/ Helmi Shemi)
Kondisi terkini setelah tsunami Banten (IDN Times/ Helmi Shemi)

Sejak tahun 2018, istilah gempa Megathrust mulai ramai dibicarakan. Pascagempa bumi yang terjadi di daerah Banten beberapa waktu lalu, istilah ini kembali terdengar.

Sebab, titik gempa Banten yang disebut-sebut terasa hingga Jakarta itu disebut masuk dalam zona gempa Megathrust. Itu artinya, pemerintah harus waspada dan mengantisipasi apabila sewaktu-waktu gempa dahsyat ini datang melanda ibu kota. Yang terpenting adalah kesiapan masyarakat dan tidak lupa memeriksa ketahanan bangunan-bangunan tinggi di Jakarta.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aria Hamzah
Sunariyah Sunariyah
3+
Aria Hamzah
EditorAria Hamzah
Follow Us

Related Articles

See More