Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pertamina Tanggung Kerugian Warga Terdampak Ledakan SPBE Cimuning Bekasi

Pertamina Tanggung Kerugian Warga Terdampak Ledakan SPBE Cimuning Bekasi
Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berlokasi di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, meledak hingga akibatkan kebakaran, Rabu (1/4/2026) malam. (IDN Times/Imam Faishal)
Intinya Sih
  • Pertamina Patra Niaga memastikan tanggung jawab penuh atas ledakan dan kebakaran di SPBE Cimuning, Bekasi, yang terjadi pada Rabu malam, termasuk penanganan dampak bagi warga sekitar.
  • Seluruh korban luka akibat insiden akan mendapatkan biaya pengobatan sepenuhnya dari Pertamina, sementara pendataan jumlah korban masih dilakukan bersama pengelola SPBE.
  • Pihak kepolisian mencatat 12 orang mengalami luka bakar hingga 70 persen dan sejumlah rumah serta ruko rusak; investigasi penyebab ledakan masih berlangsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bekasi, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) pastikan akan bertanggung jawab penuh atas terjadinya ledakan hingga kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional JBB, Susanto August Satria menyampaikan, SPBE yang meledak merupakan milik swasta sekaligus mitra dari Pertamina Patra Niaga.

"(Kami) Mohon maaf atas insiden yang terjadi pada malam ini. Fokus kami memang adalah tadi pada, penanganan untuk insiden dan juga memastikan bahwa tidak ada dampak yang meluas," katanya kepada jurnalis, Kamis (2/4/2026) dini hari.

1. Tanggung jawab pengobatan seluruh korban

Pertamina Tanggung Kerugian Warga Terdampak Ledakan SPBE Cimuning Bekasi
Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berlokasi di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, meledak hingga akibatkan kebakaran, Rabu (1/4/2026) malam. (IDN Times/Imam Faishal)

Susanto juga memastikan, seluruh korban luka-luka akibat peristiwa ledakan tersebut akan sepenuhnya dibiayai oleh Pertamina.

"Yang pasti kepada warga yang terdampak, korban yang terdampak maksudnya, kita akan lakukan bahwa penanganan medisnya yang terbaik," ujar dia.

Sejauh ini, Pertamina mengonfirmasi terdapat satu pekerja SPBE yang mengalami luka bakar. Namun, pihaknya masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait jumlah korban lainnya bersama pengelola SPBE.

2. Biayai rumah yang terdampak

Pertamina Tanggung Kerugian Warga Terdampak Ledakan SPBE Cimuning Bekasi
Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berlokasi di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, meledak hingga akibatkan kebakaran, Rabu (1/4/2026) malam. (IDN Times/Imam Faishal)

Selain itu, lanjut Susanto, pihaknya juga memastikan akan bertanggung jawab atas kerusakan rumah warga di sekitar lokasi kejadian. Namun, proses tersebut akan dilakukan setelah pendataan bersama pemerintah setempat.

"Ini kan (renovasi rumah) harus dilihat dulu, kita harus bekerja sama dengan pemerintah setempat mungkin ada RT, RW, lurah, untuk mengirim identifikasi dan kita juga akan lihat kerusakannya seperti apa," kata dia.

Sementara, terkait kronologi dan penyebab insiden, Susanto belum dapat memberikan kepastian. Investigasi masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian serta pengumpulan keterangan dari saksi di lapangan.

"Jadi kalau kronologi, kami belum bisa memastikan. Karena itu masih harus meminta keterangan dari para saksi, lalu juga dari (warga) sekitar sini, kami akan mencari keterangan untuk kronologisnya," tutur dia.

3. Sebanyak 12 orang alami luka bakar

Pertamina Tanggung Kerugian Warga Terdampak Ledakan SPBE Cimuning Bekasi
Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berlokasi di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, meledak hingga akibatkan kebakaran, Rabu (1/4/2026) malam. (IDN Times/Imam Faishal)

Sementara Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga dan ruko mengalami rusak-rusak.

"(Untuk rumah yang rusak) Masih dalam pendataan. (Yang rusak) Rumah warga dan ada ruko-ruko," kata Kusumo.

Selain itu, peristiwa tersebut juga mengakibatkan sebanyak 12 orang mengalami luka bakar hingga lebih dari 60 persen.

"Korban masih dilakukan pendataan. Sementara ini data di kami ada 12. Rata-rata mengalami luka bakar sekitar 60-70 persen," kata Kusumo, Kamis (2/4) dini hari.

Saat ini, seluruh korban telah mendapatkan perawatan medis di sejumlah rumah sakit. Ada pun rumah sakit (RS) tersebut yakni RS Citra Arrafiq, RS Kartika Husada Setu, RSUD Kota Bekasi, dan RSUD Kabupaten Bekasi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Delvia Y Oktaviani
Jujuk Ernawati
Delvia Y Oktaviani
EditorDelvia Y Oktaviani
Follow Us

Latest in News

See More