Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kapolri Sebut Polri Bangun 1.415 SPPG, Pertahankan Zero Accident

Kapolri Sebut Polri Bangun 1.415 SPPG, Pertahankan Zero Accident
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri peringatan HUT ke-80 Bhayangkara di Cikeas, Bogor, Rabu (1/7/2026). (Youtube/IDNTimes)
Intinya Sih
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan Polri telah membangun 1.415 SPPG hingga Juni 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis dengan target 1.500 unit pada 2026.
  • Dari total tersebut, 828 SPPG sudah beroperasi, 227 dalam tahap operasi, dan 360 masih dibangun, termasuk di wilayah 3T, melayani sekitar 3,5 juta penerima manfaat serta menyerap lebih dari 70 ribu pekerja.
  • Polri memastikan keamanan pangan melalui sertifikasi higienis, halal, uji laboratorium air, pelatihan chef, serta penggunaan fasilitas pendukung modern sehingga seluruh SPPG berhasil mempertahankan catatan zero accident.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN TimesKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan Polri telah membangun 1.415 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga Juni 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari jumlah tersebut, ratusan SPPG telah beroperasi dan diklaim mampu mempertahankan standar keamanan pangan dengan capaian zero accident.

Sigit mengatakan Polri menargetkan memiliki 1.500 SPPG pada 2026. Hingga akhir Juni, realisasi pembangunan telah mencapai 1.415 unit yang tersebar di berbagai daerah, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

"Pada program makan bergizi, Polri menargetkan 1.500 SPPG Polri di tahun 2026. Adapun hingga bulan Juni ini telah terdapat 1.415 SPPG dengan rincian 828 SPPG telah operasi, 227 SPPG dalam tahap operasi, dan 360 SPBG dalam tahap pembangunan, termasuk 33 di antaranya dibangun pada daerah 3T. Seluruh SPPG tersebut diperkirakan dapat melayani 3,5 juta penerima manfaat serta menyerap 70,7 ribu pekerja," kata dia dalam pidato upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

Sigit menjelaskan Polri juga berupaya memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diproduksi di setiap SPPG. Hal itu dilakukan melalui pemenuhan berbagai standar sertifikasi, pelatihan tenaga pengolah makanan, hingga penyediaan fasilitas pendukung pengolahan pangan.

"SPPG Polri telah memiliki 348 sertifikat laik higiene sanitasi, 146 sertifikat jaminan produk halal, 285 sertifikat uji lab air, 305 chef terlatih, serta telah menyusun buku Rasa Bhayangkara Nusantara yang berisi 80 menu beragam sehingga dapat menambah variasi makanan serta memastikan terpenuhinya standar nutrisi," ucap Sigit.

"Termasuk penggunaan sarana pendukung lainnya seperti tandon air stainless, filter air dan filter reverse osmosis, water heater, bio tank IPAL, steamer food tray, rack food tray, UV dan test kit guna menerapkan prinsip food safety secara konsisten dalam pengolahan sehingga sampai dengan saat ini alhamdulillah SPBG Polri berhasil mempertahankan zero accident," sambungnya.

Sigit menyebut, pembangunan SPPG tidak hanya ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan serta memastikan makanan yang disalurkan memenuhi standar keamanan dan kualitas.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta

Related Articles

See More