Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kasus Baru COVID-19 di Indonesia Didominasi OTG dan Gejala Ringan

Kasus Baru COVID-19 di Indonesia Didominasi OTG dan Gejala Ringan
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto berpose di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020) (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan bahwa kasus positif COVID-19 yang ditemukan tergolong kasus ringan atau kasus tanpa gejala. Sehingga, tidak perlu ada perawatan di rumah sakit, namun mereka tetap harus isolasi secara mandiri.

"Gambaran ini semakin menegaskan kita bahwa melaksanakan protokol kesehatan menjadi sebuah keharusan, di tengah-tengah kita banyak yang membawa virus ini tanpa diindikasi harus di rawat di rumah sakit," ujarnya saat konferensi pers melalui streaming YouTube BNPB Indonesia, Selasa (30/6).

  1. 1. Jumlah tempat tidur di rumah sakit rujukan COVID-19 tetap dan tidak bertambah

    default-image.png
    Default Image IDN

    Dengan kondisi tersebut, Yuri menjelaskan jumlah tempat tidur di rumah sakit rujukan COVID-19 masih sama dan tidak ada penambahan. Sebab, tingkat hunian rumah sakit rujukan COVID-19 masih berada di angka 60 persen.

    "Artinya kasus-kasus yang kita temukan tanpa ada indikasi perawatan di rumah sakit," ujarnya.

  2. 2. Kasus positif COVID-19 bertambah 1.293 hari ini

    ilustrasi tenaga nakes memeriksa pasien (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
    ilustrasi tenaga nakes memeriksa pasien (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

    Ia juga melaporkan, total kasus positif di Indonesia naik menjadi 56.385 kasus. Angka itu naik hingga 1.293 kasus hari ini. Jawa Timur kembali menjadi wilayah yang menyumbang kasus terbanyak hari ini yaitu, 331 kasus baru.

    Sedangkan peningkatan angka kematian juga terjadi di Indonesia, menjadi 2.876 kasus. Walau pun demikian, kasus sembuh juga terus naik dan sekarang berada di angka 24.806 orang.

  3. 3. Sebaran kasus COVID-19 di 34 provinsi Indonesia

    Ilustrasi Swab Test. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
    Ilustrasi Swab Test. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    Virus corona telah menyebar di 34 provinsi di Indonesia. Setelah Jawa Timur, Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus terbanyak kedua hari ini dengan 190 kasus positif COVID-19 baru.

    Berikut ini data lengkap rincian penyebaran virus corona di 449 kabupaten atau kota di 34 provinsi di Indonesia:

    1. Aceh 80 kasus
    2. Bali 1.494 kasus
    3. Banten 1.453 kasus
    4. Bangka Belitung 152 kasus
    5. Bengkulu 125 kasus
    6. Yogyakarta 313 kasus
    7. DKI Jakarta 11.474 kasus
    8. Jambi 117 kasus
    9. Jawa Barat 3.218 kasus
    10. Jawa Tengah 3.833 kasus
    11. Jawa Timur 12.136 kasus
    12. Kalimantan Barat 321 kasus
    13. Kalimantan Timur 518 kasus
    14. Kalimantan Tengah 894 kasus
    15. Kalimantan Selatan 3.148 kasus
    16. Kalimantan Utara 206 kasus
    17. Kepulauan Riau 293 kasus
    18. Nusa Tenggara Barat 1.234 kasus
    19. Sumatera Selatan 2.049 kasus
    20. Sumatera Barat 726 kasus
    21. Sulawesi Utara 1.109 kasus
    22. Sumatera Utara 1.551 kasus
    23. Sulawesi Tenggara 363 kasus
    24. Sulawesi Selatan 5.084 kasus
    25. Sulawesi Tengah 189 kasus
    26. Lampung 190 kasus
    27. Riau 226 kasus
    28. Maluku Utara 728 kasus
    29. Maluku 742 kasus
    30. Papua Barat 239 kasus
    31. Papua 1.750 kasus
    32. Sulawesi Barat 115 kasus
    33. Nusa Tenggara Timur 113 kasus
    34. Gorontalo 249 kasus

    Dalam proses verifikasi di lapangan 4 kasus.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More