Kecelakaan Ski di AS, Suami Wamen Stella Christie Jalani 2 Operasi Besar

- Suami Wamen Stella Christie, Profesor Bartek Czech, jalani 2 operasi besar setelah kecelakaan ski di Gunung Aspen, Colorado, AS.
- Bartek mengalami patah tulang belakang, ruptur aorta, cedera dada, wajah dan lengan. Dirawat di Rumah Sakit St. Mary, Grand Junction.
- Wamendikti Saintek Stella Christie tiba di AS untuk mendampingi suaminya yang dirawat intensif. Bartek adalah ilmuwan multibahasa asal Polandia.
Jakarta, IDN Times – Suami dari Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Riset (Wamendikti Saintek), Stella Christie yakni Profesor Bartek Czech, menjalani dua operasi besar dan kini dirawat di unit perawatan intensif (ICU) setelah mengalami kecelakaan serius saat ski di Gunung Aspen, Colorado, Amerika Serikat (AS). Bartek mengalami sejumlah cedera kritis, mulai dari patah tulang belakang hingga ruptur aorta.
“Prof. Bartek telah menjalani dua operasi besar dan saat ini berada di ICU dalam perawatan pasca-operasi,” ujar Sekretariat Wamendikti Saintek dalam keterangan tertulis, Selasa (20/1/2026).
Akibat kecelakaan tersebut, Bartek mengalami patah tulang belakang, cedera dada, ruptur aorta, serta beberapa patah tulang di bagian wajah dan lengannya. Saat ini, ia menjalani perawatan di Rumah Sakit St. Mary, Grand Junction, Colorado, Amerika Serikat.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Riset (Wamendikti Saintek) Stella Christie telah tiba di Amerika Serikat untuk mendampingi suaminya yang tengah menjalani perawatan intensif tersebut.
“Pada Minggu sore, sekitar delapan jam setelah kami menerima kabar kecelakaan tersebut, Prof. Stella berangkat ke Amerika Serikat sendirian. Setelah hampir 40 jam perjalanan, ia telah tiba dengan selamat di Rumah Sakit St. Mary di Grand Junction, Colorado, tempat suaminya dirawat,” tulis keterangan yang disampaikan Sekretariat Wamendikti Saintek.
Dalam foto yang dibagikan, Stella, terlihat ia menemani Bartek yang terbaring di kamar rawat dengan sejumlah alat medis terpasang di tubuhnya.
Bartek Czech merupakan warga negara Polandia. Ia tercatat sebagai postdoctoral fellow di University of British Columbia dan University of Amsterdam. Selain menjalani kegiatan akademik, Bartek menjabat sebagai program director Bahasa Spanyol serta pendiri dan direktur program Bahasa China. Ia dikenal sebagai ilmuwan dengan kemampuan multibahasa, termasuk Bahasa Indonesia, China, Polandia, dan Spanyol.


















