Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kelakar Cak Imin Ditanya Legowo Batal Jadi Cawapres: Siapa Bilang?

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar usai melakukan pertemuan di Kertanegara, Jakarta, Sabtu (18/6/2022). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar usai melakukan pertemuan di Kertanegara, Jakarta, Sabtu (18/6/2022). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, merespons positif wacana terbentuknya koalisi besar.

Namun saat ditanya jurnalis apakah Cak Imin batal maju sebagai cawapres, dia yang didampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, justru berkelakar.

“Siapa bilang?” ujar dia tertawa, saat di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (11/4/2023) malam.

“Jangan doa jelek, ya,” pinta dia.

1. PKB dan Gerindra sambut baik koalisi besar

Pembahasan koalisi besar bersama Presiden Jokowi (dok. PAN)
Pembahasan koalisi besar bersama Presiden Jokowi (dok. PAN)

Cak Imin memastikan, PKB dan Gerindra sebagai rekan koalisi, menyambut baik wacana terbentuknya koalisi besar.

“Kita sambut baik semua partai untuk bisa bersama menjadi bagian dari upaya kita, karena koalisi besar semakin banyak, semakin bagus, tinggal kita ingin memastikan kesungguhan dan kebersamaan,” kata dia.

Menurut Cak Imin, semakin banyak partai politik yang bergabung dalam koalisi, maka akan menambah kekuatan dan peluang menang pada Pemilu 2024.

“Tambah pasukan, tambah kekuatan lebih baik,” tutur keponakan Gus Dur itu.

2. Belum dipastikan capres dan cawapresnya jika koalisi besar terbentuk

ilustrasi capres dan cawapres (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi capres dan cawapres (IDN Times/Aditya Pratama)

Meski demikian, Cak Imin belum memastikan sosok siapa yang akan diusung sebagai capres dan cawapres untuk Pilpres 2024.

“Sampai hari ini gak ada misal-misal, yang penting proses saja berlangsung, pendaftaran kan masih lama,” tutur dia, tertawa.

3. Wacana koalisi besar gabungan KKIR dan KIB

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar menggelar pertemuan di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara pada Senin (10/4/2023). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar menggelar pertemuan di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara pada Senin (10/4/2023). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Diketahui, wacana koalisi besar yang berisi gabungan Koalisi Indonesia Bersatu (Golkar, PAN, dan PPP) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (Gerindra dan PKB), muncul usai para ketua umum partai bertemu dengan Presiden Joko "Jokowi" Widido dalam Silaturahmi Ramadhan di DPP PAN, Minggu, 2 April 2023.

Ketua Umum Partai Golkar, Airlanggar Hartarto, mengatakan pertemuan tersebut turut membahas mengenai fondasi koalisi besar.

"Koalisi besar kan kemarin kita sudah bertemu secara silaturahmi, fondasinya sudah kita bahas," ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/4/2023).

Airlangga mengatakan, pertemuan tersebut tidak membahas capres dan cawapres 2024. Mengenai hal itu, kata dia, akan dibahas dalam pertemuan selanjutnya.

Lebih lanjut, Airlangga mengatakan, pihaknya membuka partai lain untuk bergabung dalam koalisi besar. Menurutnya, koalisi terbuka untuk semua partai.

"Kami juga membuka terhadap partai-partai yang ingin bergabung di dalam koalisi besar ini, dan tentu antarpimpinan lima partai ini kami cukup cair dan kami akan terus berkomunikasi intens agar koalisi ini bisa terus menemukan bentuknya," ucap dia.

 

Penasaran dengan isu-isu pemilu dan gonjang ganjing capres cawapres Pilpres 2024? Baca selengkapnya di sini. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More

AHY Temui Purbaya, Bahas Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh

20 Jan 2026, 17:49 WIBNews