Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa Hubungan Lembur di Pentagon dan Lonjakan Pesanan Pizza?

Apa Hubungan Lembur di Pentagon dan Lonjakan Pesanan Pizza?
ilustrasi pizza (unsplash.com/Proper Quality Shandis)
Intinya Sih
  • Fenomena “Pentagon Pizza Index” menggambarkan lonjakan pesanan pizza di sekitar Pentagon yang dianggap menandakan aktivitas lembur pejabat pertahanan saat terjadi ketegangan geopolitik.
  • Pola ini pernah muncul pada peristiwa besar seperti Invasi Panama 1989, Perang Teluk 1991, dan kembali ramai saat laporan serangan udara Israel ke Iran pada Februari 2026.
  • Pentagon menanggapi fenomena ini dengan santai, menegaskan bahwa lonjakan pesanan tidak mencerminkan operasi militer dan lebih merupakan anekdot budaya internet di era digital.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Fenomena lonjakan pesanan pizza di sekitar Pentagon sering memicu spekulasi, terutama ketika dikaitkan dengan laporan serangan militer Israel ke Iran. Lonjakan ini diamati beberapa jam sebelum berita besar muncul, sehingga warganet menafsirkan sebagai indikasi aktivitas lembur pejabat militer atau analis pertahanan. Data keramaian di peta digital digunakan untuk memantau restoran, terutama pada malam-malam menjelang peristiwa geopolitik penting.

Bagi sebagian orang, peningkatan aktivitas restoran di sekitar markas Departemen Pertahanan Amerika Serikat dianggap sebagai sinyal pejabat bekerja hingga larut malam. Narasi ini kemudian menyebar luas di media sosial. Meski terdengar seperti teori konspirasi ringan, pola tersebut memiliki jejak historis yang panjang dan kembali ramai diperbincangkan setiap kali ketegangan global meningkat.

Setiap kali muncul krisis militer, warganet membahas apa yang dikenal sebagai Pentagon Pizza Index. Istilah ini merujuk pada dugaan korelasi antara jam kerja larut malam di Pentagon dan lonjakan pesanan makanan cepat saji di sekitarnya. Ketika pejabat dan analis pertahanan bekerja hingga dini hari, mereka membutuhkan makanan praktis seperti pizza. Lantas, seberapa kuat sebenarnya hubungan ini?

1. Apa itu Pentagon Pizza Index?

Gedung Pentagon, Departemen Pertahanan AS
Gedung Pentagon, Departemen Pertahanan AS (commons.wikimedia.org/Duffman~commonswiki)

Pentagon Pizza Index adalah istilah informal yang digunakan untuk menggambarkan lonjakan pesanan pizza di sekitar gedung pemerintah AS sebagai indikasi meningkatnya aktivitas kerja. Para pengamat memantau tingkat keramaian restoran melalui fitur “Popular Times” di Google Maps atau aplikasi peta digital lain. Ketika grafik menunjukkan peningkatan pengunjung pada jam yang tidak lazim, muncul dugaan bahwa pejabat bekerja hingga larut malam untuk menangani isu penting.

Menurut The Times of India, fenomena ini juga dikenal sebagai Pentagon Pizza Meter, yang menyebut bahwa lonjakan pesanan makanan cepat saji ke gedung seperti Pentagon, White House, atau CIA bisa menjadi petunjuk awal terjadinya krisis geopolitik. Konsep ini berakar dari praktik open-source intelligence (OSINT) pada era Perang Dingin, ketika intelijen Uni Soviet dilaporkan memantau pengantaran makanan ke gedung pemerintah AS. Istilah awalnya dikenal sebagai “Pizzint” atau Pizza Intelligence. Kini pola pengamatan tersebut kembali populer di era digital.

2. Lonjakan pesanan pizza pernah terjadi pada Invasi Panama 1989 dan Perang Teluk 1991

jalur penerbangan Perang Teluk 1991
jalur penerbangan Perang Teluk 1991 (commons.wikimedia.org/Operation Desert Storm.jpg : W.wolny)

Sejumlah catatan historis menyebutkan lonjakan pesanan pizza menjelang momen penting, seperti invasi Panama 1989 dan Perang Teluk 1991. Restoran di sekitar Washington, D.C. melaporkan volume pesanan tinggi dari kantor-kantor pemerintahan. Bahkan, markas seperti CIA disebut mengalami pola serupa. Dari sinilah istilah Pentagon Pizza Index mulai populer.

Fenomena serupa muncul kembali ketika ketegangan Timur Tengah meningkat sepanjang 2024–2026. Perhatian publik juga dipicu oleh unggahan akun Pentagon Pizza Report (@PenPizzaReport) di platform X pada 28 Februari 2026. Akun tersebut melaporkan adanya peningkatan pesanan di sejumlah gerai pizza di sekitar kompleks Departemen Pertahanan AS pada dini hari waktu setempat, hanya beberapa menit sebelum kabar serangan udara mencuat. Informasi itu dibagikan dalam bentuk tangkapan layar tingkat keramaian restoran.

Salah satu gerai yang disebut mengalami peningkatan aktivitas adalah Pizzato Pizza, yang berlokasi tidak jauh dari Pentagon. Lonjakan tercatat sekitar pukul 01:28 waktu Timur Amerika Serikat, berdekatan dengan laporan dimulainya serangan udara sekitar pukul 01:15 EST (Eastern Standard Time) atau 09.15 waktu Iran. Sehari sebelumnya, pada 27 Februari 2026 pukul 14:42 EST, beberapa gerai lain di kawasan yang sama juga dilaporkan mencatat volume pesanan di atas rata-rata. Meski tidak ada konfirmasi resmi, kedekatan waktu ini memicu spekulasi tentang aktivitas lembur pejabat pertahanan.

3. Pihak Pentagon menanggapinya secara santai akan fenomena tersebut

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth
Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth (commons.wikimedia.org/Gage Skidmore)

Pihak Pentagon menanggapi fenomena ini dengan santai. Juru bicara Kementerian menekankan bahwa kompleks Pentagon memiliki banyak fasilitas makan internal, termasuk pizza, sehingga lonjakan pesanan dari luar tidak selalu mencerminkan aktivitas di dalam gedung. Artinya, keramaian di restoran pinggiran bukanlah ukuran langsung aktivitas lembur atau operasi militer di markas. Penjelasan ini penting untuk mencegah publik menarik kesimpulan yang berlebihan atau menganggap teori tersebut sebagai fakta.

Mengutip New York Post, Selasa (3/3/2026), Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, bahkan sempat membuat canda tentang fenomena tersebut dalam sebuah wawancara yang ditayangkan di The Sunday Briefing. Dalam komentarnya, Hegseth bercanda bahwa ia mungkin akan memesan pizza dalam jumlah besar di malam-malam tertentu hanya untuk “mengakali” para pemantau daring yang mencoba menarik kesimpulan dari lonjakan pesanan. Sikap ini menunjukkan bahwa Pentagon menyikapi fenomena itu lebih sebagai anekdot budaya internet daripada hubungan langsung dengan kebijakan atau operasi militer.

4. Lonjakan pesanan pizza kerap bertepatan dengan momen-momen penting

ilustrasi pizzeria
ilustrasi pizzeria (unsplash.com/Romain Chollet)

Kenaikan pesanan pizza di sekitar Pentagon memang sering bertepatan dengan momen penting kebijakan pertahanan AS. Namun, korelasi ini lebih tepat dipahami sebagai kebetulan yang berulang. Ramainya restoran bisa dipicu akibat agenda lokal, tren konsumsi, atau fluktuasi biasa dalam data kunjungan. Tanpa informasi resmi tentang pemesan atau tujuan pemesanan, tidak ada bukti kuat hubungan secara langsung.

Meski begitu, fenomena ini menunjukkan bagaimana data terbuka dan teknologi digital memungkinkan publik mengamati pola-pola kecil yang dulu luput dari perhatian. Dari grafik keramaian restoran, warganet mencoba membaca dinamika geopolitik global. Pada akhirnya, hubungan antara lembur di Pentagon dan lonjakan pesanan pizza mungkin tidak selalu akurat, tetapi fenomena ini menjadi indikator populer dan menarik di era informasi digital.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in News

See More