Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ketua DPD Golkar Maluku Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara Karel

Ketua DPD Golkar Maluku Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara Karel
ilustrasi pembunuhan (IDN Times/Nathan Manaloe)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia setelah ditikam orang tak dikenal di Bandara Karel Sadsuitubun pada Minggu pagi.
  • Polisi berhasil menangkap dua terduga pelaku berinisial HR dan FU sekitar dua jam setelah kejadian, dan keduanya kini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Maluku Tenggara.
  • Polda Maluku menegaskan penyelidikan motif masih berlangsung serta mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times – Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia usai ditikam orang tak dikenal (OTK) di Bandara Karel Sadsuitubun, Maluku, pada Minggu (19/4/2026) pukul 11.25 WIT.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, mengatakan, saat itu korban baru tiba dengan pesawat dari Jakarta.

“Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga Pelaku langsung melarikan diri usai kejadian,” kata Rositah dalam keterangan tertulisnya.

Korban sempat dibawa keluarga ke RS Karel Sadsuitubun pada pukul 12.00 WIT. Namun tim medis menyatakan korban meninggal dunia karena luka yang dialami.

Polres Maluku Tenggara berhasil menangkap dua orang terduga pelaku dua jam setelah kejadian. Keduanya berinisial HR (28) dan FU (36).

Saat ini keduanya sedang  menjalani pemeriksaan intensif di Sat Reskrim Polres Malra.

“Untuk motif, sementara masih dilakukan pendalaman oleh penyidik,” kata Kabid Humas.

Kapolda Maluku telah memerintahkan jajaran Polres Maluku Tenggara untuk menangani kasus ini secara profesional, transparan, dan tuntas.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar korban dan simpatisan, untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polri. Jangan ada aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi. Saat ini situasi di Maluku Tenggara aman dan kondusif,” ujar Rositah.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More