Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kiat Kris Dayanti agar Konsumen Kembali: Utamakan Kualitas Produk

Kiat Kris Dayanti agar Konsumen Kembali: Utamakan Kualitas Produk
Kris Dayanti saat menjadi speaker di Indonesia Summit 2026, The Tribrata Dharmawangsa, Kamis (18/6/2026). (IDN Times/Ilman Nafian).
Intinya Sih
  • Kris Dayanti menegaskan bahwa kualitas produk menjadi kunci utama agar konsumen tetap loyal, bukan hanya mengandalkan nama besar atau personal branding semata.
  • Dalam pengalamannya di Komisi IX DPR RI, ia mendampingi sekitar 500 UMKM dengan bantuan modal dan pendampingan untuk meningkatkan daya saing usaha mereka.
  • Ia menilai pelaku UMKM perlu fokus menjaga mutu, konsistensi, serta strategi pemasaran berkelanjutan agar bisnis dapat bertahan di tengah persaingan ketat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Penyanyi dan politikus, Kris Dayanti, menekankan pentingnya kualitas produk bagi pelaku usaha yang ingin mempertahankan pelanggan dalam jangka panjang. Menurut dia, nama besar dan strategi personal branding memang dapat menarik perhatian konsumen pada awalnya, tetapi kualitas tetap menjadi faktor utama yang membuat mereka kembali membeli sebuah produk.

Hal tersebut disampaikan Kris Dayanti dalam acara Indonesia Summit 2026 dalam sesi Cooperatives as Engines of Inclusive Economic Growth di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia berbagi pandangan mengenai tantangan membangun usaha yang mampu bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat.

Kris Dayanti menceritakan pengalamannya bertemu seorang pengusaha florist yang telah menjalankan usahanya selama 49 tahun. Menurutnya, keberlangsungan sebuah bisnis tidak hanya ditentukan oleh kekuatan merek, tetapi juga kemampuan menjaga kepercayaan masyarakat dalam jangka panjang.

"Tadi saya juga sudah kenalan dengan satu ibu yang saya bilang ibu mewakili apa-apa dari instansi atau dari mana, ibu dari pengusaha florist tapi udah 49 tahun. Wah itu luar biasa ibu karena buat saya memang personal branding itu sangat penting tapi bagaimana membuat personal branding itu bisa sustainable, bagaimana membuat sebuah brand bisa layak diterima oleh masyarakat dengan long term," ujar Kris Dayanti.

"Memang nama besar bisa memberikan jaminan ketika orang bisa datang pertama kali tapi tetap kualitas yang akhirnya membuat orang bisa datang kembali. Dan bagaimana tugas kita untuk bisa membuat produk itu dengan label branding yang baik bisa dipercaya dan bisa terus berjalan ketika sorotan publik sudah tidak ke arah kita," sambungnya.

Kris Dayanti juga membagikan pengalamannya saat bertugas di Komisi IX DPR RI pada periode 2019-2024 yang bermitra dengan Kementerian Ketenagakerjaan. Selama masa tugasnya, Kris Dayanti mengaku aktif mendampingi ratusan kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui bantuan permodalan serta pendampingan usaha.

"Jadi ya itu memang penting untuk menjaga sebuah brand. Tapi kalau dilihat dari, didengar tadi apa pertanyaan yang sudah William sampaikan kepada saya, pengalaman ketika saya memilih untuk ada di Komisi 9, salah satu mitra kita itu ada kementerian tenaga kerja. Jadi saya membina hampir 500 UMKM karena di tiap tahunnya saya memberikan modal sekitar 20 juta di setiap kelompok. Jadi di 5 tahun saya bertugas ada 500 kelompok usaha, tenaga mandiri, usaha TKM," kata dia.

Dari pengalaman tersebut, Kris Dayanti melihat banyak pelaku UMKM masih menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas dan konsistensi usaha. Dukungan permodalan maupun kemudahan perizinan dinilai belum cukup jika tidak diimbangi dengan peningkatan mutu produk dan strategi pemasaran yang berkelanjutan.

"Tapi yang dibutuhkan masyarakat adalah kualitas, kembali kualitas dari produk, packaging, dan juga pemasaran dari UMKM itu sendiri tidak berhenti dari bagus atau unik. Tapi bagaimana bisa lebih konsisten dan juga upgrade levelnya menuju lebih berdampak. Jadi kualitas dan konsistensi itu yang ditemukan di lapangan yang harus diperjuangkan," ucap dia.

IDN menggelar Indonesia Summit (IS) 2026, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age". IS 2026 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.

IS 2026 diadakan di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 17-18 Juni 2026. Dalam IS 2026, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.

Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN Media menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei ini menjangkau responden Milenial dan Gen Z di sembilan wilayah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta

Related Articles

See More