Tantang Timnas di Bogor, Vietnam Bawa Misi Wajib Menang

- Vietnam menargetkan kemenangan atas Indonesia di Stadion Pakansari setelah sebelumnya bermain imbang melawan Singapura, dengan Kim Sang-sik menyebut laga ini sangat krusial.
- Kim Sang-sik menyoroti agresivitas serangan Indonesia, termasuk ancaman duel udara, tetapi yakin pertahanan Vietnam yang belum kebobolan dalam dua laga mampu meredam tuan rumah.
- Kiper Patrik Le Giang menyatakan Vietnam siap menghadapi tekanan publik Indonesia secara mental dan taktik, sementara Kim mempertimbangkan mengenakan kemeja gelap usai kritik soal kemeja putih.
Bogor, IDN Times – Tim Nasional Vietnam mengusung misi wajib menang saat menantang Timnas Indonesia dalam lanjutan ASEAN Hyundai Cup 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.
Vietnam menargetkan poin penuh usai hanya mampu bermain imbang melawan Singapura pada laga sebelumnya.
"Ini merupakan laga yang sangat krusial. Jelas kami harus menang pada pertandingan besok. Kami memiliki motivasi yang kuat, jadi semoga kami bisa memenangkan pertandingan," kata pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, dalam konferensi pers pralaga, Minggu (2/8/2026).
1. Fokus redam ancaman lini depan Timnas Indonesia

Kim Sang-sik mengakui agresivitas barisan penyerang skuad Garuda, secara khusus menyoroti ancaman bola udara dan pergerakan dari striker bernomor punggung 9, Michel Bakker.
Meski demikian, ia meyakini soliditas barisan pertahanan timnya yang belum kebobolan mampu meredam gempuran tuan rumah.
"Jelas Indonesia memiliki skuad yang sangat kuat, untuk pemain nomor 19 mereka memiliki postur tubuh yang sangat tinggi, sangat andal dalam duel udara. Namun, para pemain bertahan kami di Vietnam juga belum kebobolan dalam dua pertandingan terakhir," ujar Kim Sang-Sik.
2. Pemain Vietnam tak gentar dengan teror kandang lawan

Penjaga Gawang Timnas Vietnam, Patrik Le Giang menyadari, bermain di hadapan publik Indonesia akan menghadirkan atmosfer dan tekanan tersendiri. Namun, ia memastikan seluruh penggawa The Golden Star telah siap secara mental dan taktik untuk mencuri poin.
"Kami semua tahu seberapa kuat lawan kami, betapa tangguhnya mereka, terutama saat bermain di stadion kandang. Tapi kami fokus pada diri kami sendiri dan kami juga memiliki kekuatan. Pelatih beserta staf pelatih telah mempersiapkan kami dengan sangat baik," beber Patrik.
3. Kim Sang-sik siapkan kemeja hitam demi buang sial

Selain persiapan taktik, ada momen menarik ketika pelatih Vietnam merespons santai kritikan suporter yang mengaitkan hasil seri nirgol melawan Singapura dengan kemeja putih yang dikenakannya. Ia mengisyaratkan akan memakai kemeja berwarna gelap pada laga ini.
"Saya tahu banyak penggemar yang berkata mungkin karena saya mengenakan kemeja putih makanya kita gagal mencetak gol. Jika besok mungkin Indonesia tidak memakai jersey hitam, maka saya lebih memilih memakai kemeja hitam," ucap Coach Kim Sang-Sik.




















