Kisah 4 Petugas Dishub DKI Gagalkan Penodongan Bersenjata saat CFD

Empat petugas Dishub DKI menggagalkan aksi penodongan dengan bersenjata saat CFD di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, setelah mendengar teriakan warga dan berhasil menangkap satu pelaku.
Pelaku berjumlah dua orang, satu tertangkap bersama barang bukti celurit, motor, dan tiga ponsel hasil kejahatan; korban lansia dan cucunya berhasil diselamatkan.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada empat petugas sebagai apresiasi atas keberanian mereka menjaga keamanan masyarakat selama kegiatan CFD.
Jakarta, IDN Times - Minggu pagi, 19 Juli 2026, Muhammad Nahrowi tidak menyangka tugas rutinnya mengamankan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, akan berubah menjadi aksi pengejaran pelaku penodongan dengan senjata.
Saat bertugas, Nahrowi bersama tiga rekannya tiba-tiba mendengar teriakan di tengah kerumunan warga di CFD.
"Jambret... jambret!"
Refleks, mereka mencari sumber suara. Tak lama kemudian, seorang pria berlari menuju posisi mereka. Kepanikan pelaku saat hendak menghindari kendaraan yang melintas, membuatnya terjatuh. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan petugas bersama warga untuk menangkapnya.
"Ketika kami sedang bertugas, tiba-tiba ada warga berteriak 'jambret!'. Pelaku kemudian berlari mengarah ke posisi kami. Saat itu kebetulan ada kendaraan yang hendak melintas, sehingga pelaku sempat panik dan terjatuh. Kami bersama warga langsung mengamankan pelaku," kenang Nahrowi dalam apel di Kantor Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Jalan MT Haryono, Pancoran, Senin (20/6/2026).
1. Pelaku berjumlah dua orang

Pelaku diketahui berjumlah dua orang. Namun, hanya satu yang berhasil ditangkap. Seorang lainnya melarikan diri. Dari tangan pelaku, petugas menyita satu bilah celurit, satu unit sepeda motor, dan tiga telepon genggam yang diduga merupakan hasil tindak kejahatan.
Korban dalam kejadian tersebut adalah seorang lansia yang sedang bersama cucunya. Berkat kesigapan petugas dan bantuan warga, keduanya berhasil diselamatkan. Pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Setiabudi untuk diproses lebih lanjut.
2. Empat petugas Dishub mendapatkan penghargaan

3. Penghargaan untuk penyemangat petugas

Keberanian Nahrowi bersama tiga rekannya tak berhenti sebagai cerita di lapangan. Hari ini, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaludin, menyerahkan penghargaan kepada empat petugas tersebut, sebagai bentuk apresiasi atas keberanian mereka menggagalkan aksi penodongan dengan bersenjata.
"Kami sangat mengapresiasi tindakan tersebut karena petugas tidak hanya menjalankan tugas sebagai pengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," ujar Budi.





















