Menkes Pastikan Seluruh RSUD di Aceh dan Sumatra Telah Pulih

- Sembilan rumah sakit yang sempat berhenti operasi sudah pulih
- Belum semuanya bisa lakukan operasi
- Pemulihan layanan kesehatan prioritas utama
Jakarta, IDN Times – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan, seluruh rumah sakit umum daerah (RSUD) yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah pulih.
“Dari 87 rumah sakit yang terdampak pada saat bencana ini terjadi, ada sembilan yang benar-benar harus berhenti beroperasi,” ujar Budi dalam konpers Update Penanganan Pascabencana Sumatra, di Gedung BNPB, Rabu (7/1/2025).
1. Sembilan rumah sakit yang sempat berhenti oprasi sudah pulih

Budi menyebut, sembilan rumah sakit tersebut terdiri atas satu rumah sakit di Sumatra Utara, yakni RSUD Tanjung Pura di Kabupaten Langkat, serta delapan rumah sakit di Aceh. Untuk mempercepat pemulihan, Kementerian Kesehatan membentuk Pusat Krisis Kesehatan atau Health Emergency Operations Center (HEOC) sejak 1 Desember 2025.
“Alhamdulillah, kita bekerja sama dengan bantuan TNI, Polri, BNPB, dan pemerintah daerah. Dalam dua minggu, sembilan rumah sakit ini berhasil kita operasikan kembali melayani pasien,” katanya.
2. Belum semuanya bisa lakukan operasi

Meski demikian, Budi menegaskan, tidak seluruh rumah sakit langsung beroperasi secara penuh karena masih terdapat fasilitas dan alat kesehatan yang terdampak banjir dan rusak.
“Tidak semuanya 100 persen penuh beroperasi, karena ada yang masih banjir, masih ketutup lumpur, alatnya rusak. Tapi dalam 2 minggu, seluruh 87 RSUD di daerah bencana, termasuk 9 yang banjirnya setinggi pinggang lebih, yang benar-benar sudah alatnya sudah enggak karu-karuan, itu bisa mulai beroperasi kembali," ucap Budi.
3. Pemulihan layanan kesehatan prioritas utama

Budi menambahkan, pemulihan layanan rumah sakit menjadi prioritas awal karena bersifat paling krusial dan menyangkut penyelamatan nyawa pasien. Setelah itu, pemerintah melanjutkan ke tahap pemulihan layanan kesehatan di puskesmas dan lokasi pengungsian.
"Kita harus segera memulihkan layanan kesehatan di rumah sakit. Karena ini adalah layanan yang paling kritikal dan life saving. Karena banyak yang harus segera dirawat di rumah sakit agar kondisinya bisa kita selamatkan," katanya.

















