Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Puan Akui Kubunya Jalin Komunikasi dengan Timnas AMIN

Puan Akui Kubunya Jalin Komunikasi dengan Timnas AMIN
Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani melantik DPP Taruna Merah Putih (TMP) periode periode 2019-2024 (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Jakarta, IDN Times - Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani mengaku kubu calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD menjalin komunikasi dengan Timnas AMIN. Puan mengatakan, komunikasi itu berisi mengenai langkah selanjutnya untuk menghadapi putaran kedua Pilpres 2024.

"(Komunikasi) informal dan formal, kami lakukan bagaimana nantinya setelah 14 Februari itu, ya membangun bangsa itu harus bersama-sama tidak mungkin sendirian," ujar Puan di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (14/1/2024).

  1. 1. PDIP serahkan kepada rakyat untuk memilih calon pemimpinnya

    Puan Maharani tiba di Sidang Tahunan MPR 2023. (IDN Times/Fauzan)
    Puan Maharani tiba di Sidang Tahunan MPR 2023. (IDN Times/Fauzan)

    Puan kemudian menyerahkan kepada rakyat untuk memilih calon pemimpinnya. Puan mengingatkan agar masyarakat bisa menentukan pilihannya dengan bijak.

    "Membangun bangsa itu tentu saja kita serahkan kepada rakyat, menangkan hati rakyat, pilih pemimpin yang memang bisa pilihan rakyat. Sehingga, rakyatnya yang akan menjadi juaranya," kata dia.

  2. 2. PDIP akui sudah ada komunikasi dengan AMIN

    Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto (IDN Times/Ilman Nafi'an)
    Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto (IDN Times/Ilman Nafi'an)

    Secara terpisah, Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengaku sudah membangun komunikasi dengan Timnas AMIN. Namun, komunikasi ditekankan kepada dugaan kecurangan pemilu.

    "Jadi, tim hukum kami memang sudah membangun komunikasi. Saya sendiri pernah bertemu dengan Bapak Jusuf Kalla, di mana beliau juga sangat mengkhawatirkan terhadap kecenderungan pemilu yang sepertinya sudah bergeser, tidak lagi menempatkan rakyat yang berdaulat untuk menentukan pemimpinnya," kata Hasto, Jumat (12/1/2024).

  3. 3. Bansos diduga jadi alat gaet suara

    Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto (IDN Times/Ilman Nafi'an)
    Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto (IDN Times/Ilman Nafi'an)

    Menurut Hasto, bantuan sosial (bansos) diduga menjadi alat untuk mengaet suara. Hasto berharap, program bantuan yang diberikan pemerintah tidak dipolitisasi.

    "Banyak iming-iming bansos, BLT, ya itu baik buat program kerakyatan, tetapi jangan dipolitisasi, karena bansos BLT itu adalah siapapun presidennya, itu merupakan komitmen kerakyatan sebagai perintah konstitusi, fakir miskin anak terlantar dipelihara negara," kata dia.

    Lebih lanjut, Hasto menegaskan, komunikasi Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud dan Timnas AMIN untuk menghadapi intimidasi dari pihak tertentu.

    "Jadi, komunikasi di dalam menghadapi intimidasi itu telah dilakukan, antara paslon 1 dan 3, melalui tim kampanyenya masing-masing," ujar Hasto.

Related Articles

See More