NU Ancam Tinggalkan Jokowi, Begini Reaksi PDIP

1. PDIP pastikan tidak ada yang hengkang

Sempat dikabarkan PBNU bakal cabut dukungan pada Jokowi jika cawapresnya bukan dari kader NU, Hasto memastikan, tidak ada yang hengkang.
“Kami pastikan tidak ada yang hengkang. Karana siapa pun yang ditetapkan sebagai cawapres, tentu saja memperhatikan seluruh masukan yang diberikan para ketua umum partai politik pengusung Jokowi,” ucap Hasto saat bertandang ke kediaman Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu malam (8/8).
2. Komunikasi Megawati dengan petinggi PBNU berjalan baik

Meski ada dugaan ancaman seperti itu, Hasto menyebut, hubungan Megawati dengan petinggi PBNU masih berjalan baik.
“Ya kami terus berkomunikasi dengan baik, hubungan kami secara institusi, secara kelembagaan, maupun secara personal sangat baik antara Ibu Mega dengan Ma'ruf dan Said Aqil berjalan dengan baik. Sehingga seluruh aspirasi tentu saja itu bagian dari dinamika politik menjelang penetapan capres-cawapres dan itu biasa terjadi,” ujar Hasto.
3. Dinamika politik yang biasa terjadi

Menurut Hasto fenomena tersebut merupakan dinamika politik yang biasa terjadi, karena sebenarnya tidak ada masalah dalam komunikasi politik antara partai koalisi dengan PBNU.
“Ya kalau kita lihat mereka berdua juga kan bagian dari pembinaan ideologi Pancasila, juga Pak Mafud MD, sehingga sebenarnya tidak ada persoalan dalam komunikasi politik. Tapi ini kan dinamika yang biasa terjadi menjelang penetapan, tetapi yang penting kami mendengarkan, kemudian kami memperhatikan hal tersebut,” pungkas Hasto.
Bener pak gak takut kehilangan suara PBNU?



















