Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

NU Ancam Tinggalkan Jokowi, Begini Reaksi PDIP

NU Ancam Tinggalkan Jokowi, Begini Reaksi PDIP
IDN Times/Irfan Fathurochman

Jakarta, IDN Times - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto angkat bicara soal pernyataan Pengurus Besar Nahdaltul Ulama (PBNU), yang khawatir nahdliyin tidak mendukung Joko 'Jokowi' Widodo, jika memilih cawapres Mahfud MD.

Benar PBNU akan hengkang dari dukungan Jokowi?

1. PDIP pastikan tidak ada yang hengkang

IDN Times/Irfan Fathurochman
IDN Times/Irfan Fathurochman

Sempat dikabarkan PBNU bakal cabut dukungan pada Jokowi jika cawapresnya bukan dari kader NU, Hasto memastikan, tidak ada yang hengkang.

“Kami pastikan tidak ada yang hengkang. Karana siapa pun yang ditetapkan sebagai cawapres, tentu saja memperhatikan seluruh masukan yang diberikan para ketua umum partai politik pengusung Jokowi,” ucap Hasto saat bertandang ke kediaman Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu malam (8/8).

2. Komunikasi Megawati dengan petinggi PBNU berjalan baik

IDN Times/Irfan Fathurochman
IDN Times/Irfan Fathurochman

Meski ada dugaan ancaman seperti itu, Hasto menyebut, hubungan Megawati dengan petinggi PBNU masih berjalan baik.

“Ya kami terus berkomunikasi dengan baik, hubungan kami secara institusi, secara kelembagaan, maupun secara personal sangat baik antara Ibu Mega dengan Ma'ruf dan Said Aqil berjalan dengan baik. Sehingga seluruh aspirasi tentu saja itu bagian dari dinamika politik menjelang penetapan capres-cawapres dan itu biasa terjadi,” ujar Hasto.

3. Dinamika politik yang biasa terjadi

IDN Times/Irfan Fathurochman
IDN Times/Irfan Fathurochman

Menurut Hasto fenomena tersebut merupakan dinamika politik yang biasa terjadi, karena sebenarnya tidak ada masalah dalam komunikasi politik antara partai koalisi dengan PBNU.

“Ya kalau kita lihat mereka berdua juga kan bagian dari pembinaan ideologi Pancasila, juga Pak Mafud MD, sehingga sebenarnya tidak ada persoalan dalam komunikasi politik. Tapi ini kan dinamika yang biasa terjadi menjelang penetapan, tetapi yang penting kami mendengarkan, kemudian kami memperhatikan hal tersebut,” pungkas Hasto.

Bener pak gak takut kehilangan suara PBNU?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More

Optimis Tumbuh 2026, Kunjungan Kapal Pesiar Pelindo 215 Call pada 2025

06 Apr 2026, 13:24 WIBNews