Polisi Periksa Pengemudi Livina soal Aksi Saling Senggol di Tol Pluit

- Polisi memeriksa pengemudi Nissan Grand Livina berinisial MW terkait insiden senggolan dengan dua mobil Toyota Innova di Tol Akses Pelabuhan, setelah memenuhi panggilan klarifikasi pada 8 April 2026.
- MW mengaku dihalangi saat menyalip hingga terjadi gesekan kendaraan dan perselisihan di Tol Kemayoran, yang berujung pada pembayaran ganti rugi Rp2 juta kepada pengemudi Innova silver.
- MW berencana menempuh jalur hukum dengan membawa bukti visum dan transfer, sementara polisi masih mencari dua mobil Innova untuk dimintai keterangan guna menyeimbangkan fakta kejadian.
Jakarta, IDN Times - Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya memeriksa pengendara Nissan Grand Livina yang terlibat adu senggol dengan Toyota Innova di ruas Tol Akses Pelabuhan.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, mengatakan, pengemudi Grand Livina berinisial MW telah memenuhi panggilan polisi untuk memberikan klarifikasi, Rabu (8/4/2026).
"Iya (pengemudi Livina sudah klarifikasi)," kata Ojo saat dikonfirmasi.
1. Pengemudi Livina klaim dihalangi saat hendak menyalip

Kepada penyidik, MW menjelaskan peristiwa adu senggol itu terjadi pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, dia sedang melaju di Tol Ir. Wiyoto Wiyono sebelum keluaran Pluit dan berniat berpindah dari lajur 1 ke lajur 2.
Saat hendak berpindah, MW mengaku berada di antara dua mobil Innova, yakni Toyota Innova silver (B 1856 URB) di depan dan Toyota Innova abu-abu (B 1188 IP) di belakangnya. Namun, upaya pindah lajur itu batal karena dia mendapat klakson panjang dari mobil di belakangnya.
"Menurut yang bersangkutan tidak tahu alasan pertamanya kenapa mepet-mepet, Livina terus berupaya mendahului, tapi tetap dihalang, terjadilah gesekan body kendaraan," ujar Ojo menjelaskan versi pengemudi Livina.
2. Terjadi perselisihan antara pengendara Inova dengan Livina

Setelah sempat terjadi kejar-kejaran, mobil MW akhirnya berhenti secara paksa sebelum keluaran Tol Kemayoran. Di sana, sempat terjadi perselisihan antara MW dan pengemudi Innova silver.
“Sebelum keluaran Tol Kemayoran diberhentikan paksa sehingga MW memberhentikan kendaraannya dan pengendara 1 (Innova Silver) turun 1 orang laki-laki ingin merampas kunci dan berbicara kotor ke MW, tidak lama turun 2 orang laki-laki dan perempuan dari kendaraan 2 (Innova Abu-abi) B 1188 IP menghampiri MW juga, untuk yang laki-laki memperhatikan saja dan yang perempuan sempat melerai dengan ucapan pengendara 1,” ujar dia.
Dalam klarifikasi tersebut, terungkap adanya kesepakatan ganti rugi di lokasi kejadian. MW mengaku diminta membayar sejumlah uang atas kerusakan atau lecet yang terjadi pada mobil Innova silver.
"Setelah kurang lebih 5 menit argumen pengendara 1 (Toyota Silver) meminta tuntutan untuk mengganti hasil lecet kendaraannya sebesar Rp2 juta tetapi dilakukan nego Rp 1 juta tetapi tetap meminta Rp2 juta sehingga MW menurutinya dengan mentransfer Rp2 juta," kata Ojo.
3. Pengendara Livina berencana menempuh jalur hukum

Setelah transaksi transfer ke rekening atas nama Stephen tersebut dilakukan, kedua belah pihak melanjutkan perjalanan masing-masing. Namun, pihak MW berencana membawa kasus ini ke ranah hukum dengan membawa bukti visum, kerusakan kendaraan, serta bukti transfer.
Ojo menegaskan, keterangan yang diambil saat ini baru dari satu pihak, yakni pengemudi Livina. Polisi kini tengah menelusuri keberadaan dua mobil Innova yang terlibat dalam video viral tersebut untuk dimintai keterangan penyeimbang.
"Kami masih melakukan pencarian terhadap kendaraan B 1856 URB dan B 1188 IP untuk dimintain klarifikasi," kata dia.
Pemanggilan terhadap kedua mobil Innova tersebut bertujuan untuk memastikan fakta di lapangan dan melihat apakah ada keterlibatan antara kedua mobil tersebut dalam insiden ini.
"Yang masalah itu dengan (Inova Silver) B 1856 URB, tapi (Inova Abu-abi) B 1188 IP pun perlu untuk memastikan apakah ada keterlibatan atau tidak," kata Ojo.



















