Prabowo Heran, Puluhan Tahun Petani dan Nelayan Tak Dihormati

- Prabowo merasa prihatin dengan kondisi petani dan nelayan di Indonesia yang tidak pernah dihormati dan dibela selama puluhan tahun.
- Prabowo mengaku merasa terhormat ketika diminta menjadi bagian Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan bertekad untuk membalas budi kepada para petani.
- Dalam kesempatan itu, Prabowo menceritakan pengalaman saat masih menjadi prajurit TNI, di mana para petani kerap memberinya makanan ketika berlatih.
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto merasa prihatin dengan kondisi petani dan nelayan di Indonesia. Sebab, selama puluhan tahun, tidak pernah dihormati dan dibela.
Hal itu Prabowo sampaikan dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan, di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
"Saya tidak habis pikir, puluhan tahun para petani kita, para nelayan kita, kurang dihormati kurang dibela kurang dilindungi," ujar Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengaku merasa terhormat ketika diminta menjadi bagian Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Menurutnya, ajakan itu merupakan hal yang mulia.
"Saya merasa terhormat tokoh-tokoh HKTI, minta saya, mantan Panglima Kostrad untuk menjadi Ketua Umum HKTI," kata dia.
Prabowo kemudian menceritakan saat masih menjadi prajurit TNI, para petani kerap memberinya makanan ketika berlatih. Oleh karena itu, Prabowo bertekad untuk membalas budi.
"Saya ingat, waktu saya masih sangat muda, rakyat yang memberi makan kepada saya. Saya tidak bisa lupa, ini kesempatan saya membalas budi," imbuhnya.


















