Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Prabowo Undang Ulama ke Istana, Bahas Dewan Perdamaian Gaza

Sesi Board of Peace, di World Economic Forum (WEF) 2026, dibuka oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Sesi Board of Peace, di World Economic Forum (WEF) 2026, dibuka oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (IDN Times/Uni Lubis)
Intinya sih...
  • Prabowo undang ulama ke Istana untuk bahas Dewan Perdamaian Gaza
  • MUI kritik keanggotaan Indonesia di Board of Peace yang tidak berpihak pada Palestina
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto diagendakan mengundang sejumlah ulama ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026). Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan, membenarkan hal tersebut.

"Iya, betul," ujar Amirsyah saat dikonfirmasi.

1. Bakal bahas Dewan Perdamaian Gaza

Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis KH Cholil Nafis (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis KH Cholil Nafis (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis, juga diundang untuk hadir ke Istana. Dia mengatakan, agenda tersebut akan membahas Dewan Perdamaian untuk Gaza atau Board of Peace (BoP).

"(Agenda) yang sampai ke sana tentang BoP," ujar dia.

Board of Peace merupakan organisasi antarpemerintah di bawah kepemimpinan Amerika Serikat. Presiden Donald Trump menjadi pemimpin BoP.

Keanggotaan BoP terdiri dari sembilan negara, yakni Amerika Serikat, Pakistan, Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab (UEA), Turki, Arab Saudi, Qatar, dan Indonesia. Kehadiran Indonesia menjadikannya satu-satunya negara di luar kawasan Timur Tengah yang tergabung dalam inisiatif Trump ini.

2. MUI sebelumnya minta Indonesia keluar dari BoP

Sesi Board of Peace, di World Economic Forum (WEF) 2026, dibuka oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Sesi Board of Peace, di World Economic Forum (WEF) 2026, dibuka oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (IDN Times/Uni Lubis)

Cholil Nafis menilai, komposisi dewan tersebut tidak mencerminkan keberpihakan kepada Palestina.

Kritik tajam diarahkan pada keberadaan Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, di dalam struktur keanggotaan, sementara perwakilan Palestina tidak ada. Hal ini memicu keraguan mendalam mengenai objektivitas dewan tersebut.

"Anehnya lagi, Indonesia masih ditarik bayaran keanggotaan. Baiknya Pak Prabowo menarik diri saja," ujar Cholil di akun media sosialnya seperti dikutip pada Kamis (29/1/2026).

3. Pemerintah diminta meninjau ulang jadi anggota BoP

Sesi Board of Peace, di World Economic Forum (WEF) 2026, dibuka oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Sesi Board of Peace, di World Economic Forum (WEF) 2026, dibuka oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (IDN Times/Uni Lubis)

Senada dengan Cholil, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim, turut menyuarakan keprihatinannya. Dia menekankan, perdamaian sejati mustahil terwujud tanpa adanya fondasi keadilan yang kokoh.

"Seperti di dalam pernyataan saya yang sudah beredar secara luas di media massa, kami MUI meminta atau menganjurkan kepada pemerintah agar mundur saja dari keanggotaan Board of Peace," kata dia.

Sudarnoto menyoroti ketidakadilan global sebagai akar permasalahan yang memicu kekacauan peradaban dunia saat ini. Oleh karena itu, MUI berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kembali keterlibatannya secara permanen.

"Kami sangat berharap pemerintah meninjau ulang dan berpikir ulang atas keberadaannya sebagai anggota Board of Peace (BoP). Saya kira masih ada waktu," kata Sudarnoto.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More

Kemenkes Targetkan Skrining Mata 140 Juta Orang Secara Gratis di 2026

03 Feb 2026, 12:26 WIBNews