Prabowo Akan ke Rusia untuk Negosiasi Pasokan BBM

- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan berkunjung ke Rusia untuk membahas pasokan BBM bagi Indonesia, namun jadwal keberangkatannya belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah.
- Prabowo menegaskan kunjungan luar negerinya bukan untuk bersenang-senang, melainkan bagian dari upaya strategis mengamankan pasokan energi nasional, termasuk hasil kerja sama dengan Jepang.
- Selama menjabat Presiden, Prabowo sudah dua kali mengunjungi Rusia dan bertemu Vladimir Putin guna memperkuat kerja sama ekonomi, energi, serta perdagangan antara kedua negara.
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto diagendakan berkunjung ke Rusia dalam waktu dekat. Hal itu disampaikan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.
"Iya, ada rencana demikian (Presiden ke Rusia)," ujar Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (10/4/2026).
1. Kapan Prabowo ke Rusia?

Meski demikian, Teddy belum mau mengungkap kapan waktunya Presiden Prabowo berangkat ke Rusia. Dia menyerahkan ke Kementerian Luar Negeri untuk menyampaikan.
Salah satu tujuan kunjungan ke Rusia, Prabowo akan bernegosiasi agar Indonesia bisa mendapat pasokan bahan bakar minyak (BBM).
"Tapi, untuk pastinya nanti Kementerian Luar Negeri akan menyampaikan. Ada beberapa negara yang tentunya sudah kerja sama, contoh kemarin Bapak Presiden baru kembali dari Jepang, dan mungkin Pak Menteri ESDM sudah menyampaikan juga ya, ada kesepakatan terkait minyak dengan Jepang," kata dia.
2. Prabowo mengaku sering ke luar negeri untuk amankan minyak

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan, kegiatannya berkunjung ke berbagai negara belakangan ini bukanlah untuk bersenang-senang atau sekadar jalan-jalan. Prabowo menyebut, posisinya sebagai presiden menuntut kerja keras tanpa waktu libur. Hal itu menjadi sebuah tanggung jawab yang kini harus dia jalankan sepenuhnya.
"Jadi berdiri di sini saudara-saudara jangan anggap ini pekerjaan yang enak. Yang mau jadi presiden selamat. Benar-benar. Aku udah terlanjur. Jadi aku harus kerja keras sekarang ini. Enggak ada libur saya," katanya dalam dalam Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih," Rabu (8/4/2026).
Prabowo menanggapi tudingan yang menyebut dirinya gemar bepergian ke luar negeri. Dia menjelaskan, lawatan tersebut merupakan langkah strategis untuk mengamankan pasokan energi nasional. Prabowo mencontohkan kunjungannya ke Jepang beberapa waktu lalu yang berhasil membawa hasil nyata bagi Indonesia.
Dibilang Prabowo jalan-jalan ke luar negeri, senang jalan-jalan ke luar negeri, ya kan. Saudara-saudara, untuk amankan minyak, ya gue harus ke mana-mana," tegasnya.
Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan rencana keberangkatannya kembali ke sebuah negara dalam waktu dekat untuk misi pengamanan yang sama. Namun dia tidak merinci tujuannya.
3. Prabowo sudah dua kali ke rusia

Selama menjadi Presiden RI, Prabowo sudah berkunjung ke Rusia. Pertama, pada 18-20 Juni 2025. Prabowo menghadiri agenda Saint Petersburg International Economic Forum (SPIEF). Selain itu, Prabowo juga bertemu dengan Presiden Vladimir Putin.
Menutup tahun 2025, Presiden Prabowo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, pada 10 Desember 2025. Pertemuan membahas kerja sama bidang ekonomi, energi hingga perdagangan.

















