Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pramono Anung: Makin Diviralkan, Penanganan Sungai Ciliwung Makin Cepat

Pramono Anung: Makin Diviralkan, Penanganan Sungai Ciliwung Makin Cepat
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Gedung DPRD (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai viralnya video kondisi Sungai Ciliwung di Menteng membantu percepatan penanganan karena memperluas perhatian publik terhadap masalah lingkungan tersebut.
  • Pramono menjelaskan fokus sebelumnya ada pada normalisasi segmen Cawang yang kini pembebasan lahannya sudah tuntas, membuka jalan untuk tahap pengerjaan berikutnya di wilayah lain.
  • Pemerintah menargetkan pengerukan sekitar 178 ribu meter kubik sedimentasi selesai dalam satu tahun agar aliran air dari Ciliwung dan Pluit bisa lebih lancar menuju laut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times – Sebuah video yang memperlihatkan kondisi Sungai Ciliwung di kawasan Menteng, Jakarta Pusat dipenuhi semak belukar, viral di media sosial. Warga khawatir banyaknya rumput dan endapan lumpur memicu timbulnya hewan liar dan nyamuk.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai, sorotan publik di media sosial justru membantu mempercepat penanganan kondisi Sungai Ciliwung yang dikeluhkan warga di kawasan Menteng.

“Semakin diviralkan menurut saya makin baik, sehingga kita segera menangani itu karena tidak semua daerah itu bisa dijangkau,” ujar Pramono di Gedung DPRD Jakarta, Senin (13/4/2026).

1. Pembebasan lahan untuk normalisasi segmen Cawang sudah selesai

Kondisi sungai Ciliwung.
Kondisi sungai Ciliwung. (Instagram.com/ombrill)

Ia menjelaskan, sebelumnya fokus penanganan berada pada normalisasi segmen Cawang, yang pembebasan lahannya kini relatif sudah tuntas.

"Kemarin konsentrasi untuk Ciliwung ini kan sebenarnya normalisasi Sungai Ciliwung yang segmen Cawang. Dan alhamdulillah pembebasan tanahnya relatif sudah selesai," ucapnya

2. Pengerukan sedimen di Kali Krukut

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengecek pengerukan Kali di Kebon Melati, Jakarta Utara, Jumat (10/4/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengecek pengerukan Kali di Kebon Melati, Jakarta Utara, Jumat (10/4/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pramono juga mencontohkan pengerukan di pertemuan Sungai Ciliwung dan Kali Krukut beberapa hari lalu yang menunjukkan sedimentasi membuat aliran air tertahan sebelum menuju laut.

"Seperti yang kemarin waktu kapan yang dilakukan pengerukan untuk yang beberapa hari lalu di pertemuan antara Ciliwung dan Krukut, itu juga menjadi sumber apa, air tidak bisa segera turun ke laut," katanya.

3. Pengerukan sekitar 178 ribu meter kubik sedimentasi ditargetkan selesai setahun

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengecek pengerukan Kali di Kebon Melati, Jakarta Utara, Jumat (10/4/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengecek pengerukan Kali di Kebon Melati, Jakarta Utara, Jumat (10/4/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Karena itu, ia menyetujui pengerukan sekitar 178 ribu meter kubik sedimentasi yang ditargetkan rampung dalam satu tahun, agar aliran air dari Ciliwung maupun dari kawasan Pluit bisa lebih lancar mengalir ke laut.

“Maka dengan demikian saya sudah menyetujui kurang lebih 178.000 kubik yang mudah-mudahan akan diselesaikan dalam satu tahun ini dikeruk, supaya air dari Pluit maupun dari Ciliwung bisa turun ke laut,” ujarnya.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More