Profil Nanik S Deyang, Jurnalis Senior Kini Jadi Wakil Kepala BGN

- Nanik S Deyang pernah menjadi komisaris independen Pertamina
- Dia aktif di Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional dan Badan Kemenangan Nasional Koalisi Adil Makmur
- Di dunia jurnalistik, Nanik pernah memimpin Kelompok Media Peluang dan bekerja di tabloid bangkit
Jakarta, IDN Times - Nanik S Deyang yang kini mengemban jabatan sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), diketahui merupakan seorang jurnalis senior.
Nanik resmi menjadi bagian dari BGN setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu, 17 September 2025, untuk mengerjakan mandat penting pemenuhan gizi masyarakat lewat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Nanik menduduki jabatan sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi BGN. Berikut jejak perjalanan karier Nanik, dari seorang jurnalis hingga mengemban jabatan di pemerintahan.
1. Pernah jadi komisaris independen Pertamina

Nanik lahir di Madiun, Jawa Timur pada 1968. Sebelum mendapat tugas di BGN, Nanik pernah menjadi Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan untuk periode 2024-2029, namun di tengah jalan harus berganti peran.
Almamater Universitas Jenderal Soedirman itu juga pernah ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2024 yang dilaksanakan pada Kamis (12/6).
2. Jadi Wakil Ketua Umum Yayasan YGSN

Dia juga aktif di Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional yang didirikan Prabowo Subianto. Yayasan ini fokus pada pemberdayaan perempuan, anak-anak, serta masyarakat miskin dan rentan. Dia tercatat sebagai Wakil Ketua Umum Yayasan YGSN.
Nanik juga tercatat pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Kemenangan Nasional Koalisi Adil Makmur, sebuah Tim Pemenangan Prabowo-Sandi.
3. Nanik S Deyang dan karier jurnalistiknya

Di dunia jurnalistik, Nanik pernah jadi pemimpin Kelompok Media Peluang (KMP) yang menaungi sejumlah media populer, mulai dari Majalah Femme, tabloid Info Kecantikan, tabloid Info Kuliner dan tabloid politik, The Politic.
Di awal kariernya, Nanik menjadi jurnalis di tabloid bangkit, bagian dari Kompas Gramedia Group.


















